PARADAPOS.COM - Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan laga kontra Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (4/8) adalah harga mati. Tiga poin wajib diraih demi menjaga asa lolos ke semifinal Piala AFF 2026, setelah hasil imbang kontra Singapura membuat posisi juara bertahan itu terancam. Saat ini, Vietnam tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi empat poin dari dua laga, di bawah Indonesia dan Singapura. Situasi itu membuat pertandingan nanti menjadi penentu nasib Golden Star Warriors. Tekanan jelas terasa, mengingat hasil selain kemenangan bisa membuat mereka bergantung pada hasil pertandingan lain—sebuah skenario yang tentu ingin dihindari oleh skuad asuhan Kim Sang-sik. "Pertandingan besok sangat penting untuk peluang kami lolos ke babak berikutnya. Kami tahu bahwa kami harus menang," kata Kim Sang-sik dalam konferensi pers jelang laga, Minggu (2/8/2026). Pelatih asal Korea Selatan itu pun tak menampik bahwa laga tandang melawan Indonesia akan berjalan berat. Ia menyebut tekanan suporter tuan rumah dan performa positif lawan yang meraih dua kemenangan beruntun menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya. "Ini adalah pertandingan tandang sehingga kondisi dan aspek mental bisa menjadi tantangan. Namun, kami memiliki motivasi yang tinggi dan berharap bisa meraih kemenangan," lanjut Kim. Perjalanan Vietnam di turnamen ini memang naik-turun. Mereka membuka laga dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor-Leste, namun kemudian hanya bermain imbang tanpa gol melawan Singapura. Hasil tersebut membuat posisi mereka kurang aman dan laga kontra Indonesia pun menjadi penentu.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun