Auksi: Persiapan Anggaran dan Strategi Kunci Sebelum Ikut Lelang Mobil Bekas

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Auksi: Persiapan Anggaran dan Strategi Kunci Sebelum Ikut Lelang Mobil Bekas

PARADAPOS.COM - Membeli mobil bekas melalui lelang kerap menjadi jalan pintas untuk mendapatkan kendaraan idaman dengan harga kompetitif. Namun, di balik daya tarik harga yang ditawarkan, proses ini menuntut perhitungan anggaran yang matang agar tidak mengganggu stabilitas keuangan pribadi maupun modal usaha. Persiapan yang cermat, termasuk menetapkan batas maksimal penawaran dan memahami mekanisme lelang, menjadi kunci utama agar transaksi berjalan lancar dan menguntungkan. Model kendaraan yang dilelang pun sangat beragam, mulai dari unit untuk pemakaian pribadi hingga kendaraan niaga yang dibutuhkan pelaku usaha. Variasi pilihan ini memang menggiurkan, tetapi keputusan membeli sebaiknya tetap berlandaskan pada kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan semata-mata mengikuti euforia penawaran di ruang lelang. Perencanaan anggaran yang baik akan menuntun calon pembeli untuk fokus pada tujuan awal, sehingga terhindar dari keputusan impulsif yang bisa merugikan di kemudian hari. Setidaknya ada tiga hal fundamental yang perlu dipersiapkan sebelum terjun ke arena lelang. Pertama, tetapkan batas maksimal penawaran atau harga tertinggi yang berani Anda ajukan. Hitungan ini harus sudah mencakup estimasi biaya administrasi lelang serta potensi biaya perawatan awal setelah kendaraan dibawa pulang. Kedua, pelajari dengan teliti informasi setiap unit, mulai dari daftar kendaraan, nomor lot, jadwal pelaksanaan, hingga laporan kondisi unit yang tersedia. Ketiga, pastikan dana pembayaran sudah tersedia dan rencana pelunasan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Persiapan Sebelum Mengikuti Lelang Sejalan dengan pentingnya persiapan tersebut, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya atau yang dikenal dengan Auksi menilai bahwa kesiapan sejak awal sangat menentukan arah peserta dalam mengikuti proses lelang. Dalam praktiknya, setiap kendaraan ditawarkan berdasarkan nomor lot, dan proses penawaran dipandu oleh pemandu lelang hingga akhirnya diperoleh penawar tertinggi. "Dalam mengikuti lelang, peserta perlu memiliki perhitungan yang sudah disiapkan sejak awal. Harga penawaran bukan satu-satunya komponen yang perlu diperhatikan karena terdapat biaya administrasi dan kemungkinan kebutuhan perawatan awal yang juga perlu dimasukkan ke dalam anggaran," ujar Head of Auksi, Bady Qadarsyah. Ia menambahkan, sebelum proses lelang dimulai, sebaiknya konsumen sudah memilih setidaknya dua unit yang akan diincar. Strategi ini dinilai efektif untuk mengantisipasi kegagalan pada unit pertama. "Setidaknya pilih 2 unit yang akan diincar sehingga ada masih ada kesempatan untuk membeli unit lainnya apabila unit incaran pertama tidak dimenangkan. Dengan perencanaan tersebut, keputusan pembelian dapat tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan," sambungnya. Program Spesial di Bulan Agustus Memasuki bulan Agustus, Auksi turut meramaikan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menghadirkan program bertajuk "AUKSI Merdeka Belanja: Serba 17 & 45". Program ini berlaku khusus untuk pelaksanaan lelang Agustus 2026 yang diadakan di tiga kota, yaitu Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Melalui program ini, tersedia hadiah langsung berupa e-wallet senilai Rp450.000 tanpa diundi bagi total 17 pemenang yang memenuhi ketentuan. Hadiah tersebut diberikan kepada peserta yang berhasil memenangkan unit kendaraan pada lot promo bernomor 17, 8, dan 45 dalam sesi lelang yang termasuk dalam program. Hadiah akan diberikan setelah pemenang menyelesaikan seluruh kewajiban pelunasan unit sesuai ketentuan yang berlaku. Selain hadiah e-wallet, Auksi juga menyediakan bonus 45 Poin Cuan bagi pelanggan yang mendaftar sebagai member selama Agustus 2026. Program ini berlaku bagi pelanggan yang mengikuti lelang di Jakarta, Semarang, dan Surabaya. "Program ini kami hadirkan untuk memberikan manfaat tambahan bagi peserta yang mengikuti lelang selama momentum Agustus," pungkas Bady Qadarsyah.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar