PARADAPOS.COM - Warga Kampung Pendeuy Timur, Desa Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sukses membentangkan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 500 meter di atas permukiman mereka. Aksi gotong royong yang melibatkan 150 warga ini dilakukan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bendera yang ditopang 120 batang bambu ini menjadi simbol kebanggaan dan semangat nasionalisme warga setempat. Pemandangan berbeda langsung terlihat di langit Kampung Pendeuy Timur sejak awal pekan ini. Ribuan meter kain merah putih membentang mengikuti kontur jalan dan atap rumah warga, menjadi pemandangan yang sulit dilewatkan begitu saja. Pengerjaan bendera raksasa ini bukan perkara mudah, butuh waktu hingga kurang lebih dua bulan bagi warga untuk merealisasikan ide besar tersebut. Ketua pelaksana kegiatan, Berlin, mengungkapkan bahwa capaian tahun ini merupakan lonjakan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menuturkan, “Panjang bendera yang dipasang tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun pertama hanya 40 meter. Tahun ini sudah mencapai 500 meter.” Awalnya, banyak pihak yang meragukan rencana ambisius ini, namun semangat dan kerja keras warga membuktikan bahwa target tersebut bisa dituntaskan. “Kalau untuk biaya sekitar Rp25 juta. Seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat. Alhamdulillah seluruh warga sangat mendukung kegiatan pemasangan bendera ini,” ujarnya saat ditemui di Cikarang. Proses produksi bendera ini sendiri menghabiskan 20 rol kain untuk masing-masing warna merah dan putih, dengan total 120 batang bambu sebagai tiang utama dan 60 batang bambu tambahan sebagai penyangga di bagian atas. Menariknya, perayaan kemerdekaan di kampung ini tidak berhenti pada pemasangan bendera saja. Berlin berencana mempertahankan hamparan Merah Putih tersebut hingga akhir Agustus 2026. Kini, warga tengah bergotong royong melanjutkan pengerjaan lampu hias di sepanjang lokasi bendera membentang. Harapannya, suasana kampung akan semakin semarak di malam hari. Selain itu, area tersebut juga akan dijadikan pusat kegiatan masyarakat, termasuk membuka bazar bagi para pelaku UMKM setempat. “Kami ingin memeriahkan HUT RI tahun ini dengan membuat sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan bagi Kampung Pendeuy Timur sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan warga,” ucap Berlin menambahkan. Suasana kebersamaan itu pun dirasakan langsung oleh Sueb, salah seorang warga yang terlibat. Meski harus menguras tenaga selama proses pembuatan, ia mengaku rasa lelahnya terbayar lunas saat melihat hasil karya mereka berkibar megah. “Saya merasa senang karena ini hasil kerja sama warga. Tidak terasa karena dikerjakan bersama-sama. Ini menjadi kebanggaan kampung kami sendiri. Tahun depan kami targetkan sepanjang 1.000 meter,” kata dia dengan penuh semangat.
Artikel Terkait
Persebaya Siap Hadapi Persib di Final Piala Presiden, Tavares: Kami Akan Berusaha Maksimal
Empat Nelayan Lempasing Selamat Dievakuasi Setelah Kapalnya Mati Mesin di Perairan Anak Krakatau
AS Cabut Sanksi terhadap Maskapai Irak Fly Baghdad, Sanksi Pemiliknya Tetap Berlaku
Polres Siak: Dokter Residen Anestesi di RSUD Siak Meninggal Bunuh Diri Akibat Tekanan Psikologis dan Dugaan Jeratan Pinjol