PARADAPOS.COM - PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) resmi menandatangani dua nota kesepahaman strategis dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok, Xingtong Shipping Co., Ltd. dan anak usahanya, Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co., Ltd. Penandatanganan yang berlangsung di Xiamen, Tiongkok, pada Kamis, 6 Agustus 2026 ini menjadi tonggak sejarah bagi PMSol karena merupakan kolaborasi pertama mereka dengan mitra dari negeri tirai bambu. Kerja sama ini tidak hanya membuka lebar pintu bagi pelaut Indonesia untuk berkarier di armada internasional, tetapi juga memperkuat posisi bisnis maritim Indonesia di kancah global.
Direktur PT Pertamina Marine Solutions, Joko Pramono, mengungkapkan rasa optimisnya atas kemitraan ini. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Xingtong Group merupakan bukti nyata kapabilitas PMSol dalam menghadirkan layanan maritim berstandar global.
"Kerja sama dengan Xingtong Group merupakan milestone penting bagi PMSol karena menjadi kolaborasi pertama kami dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas PMSol dalam menghadirkan layanan maritim berstandar global," ujar Joko Pramono di Xiamen, Tiongkok, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Lebih dari Sekadar Penempatan Awak Kapal
Kemitraan ini, lanjut Joko, tidak hanya berhenti pada penyediaan lapangan kerja bagi pelaut Indonesia. Ruang lingkupnya jauh lebih luas, mencakup sinergi di berbagai lini bisnis maritim. Mulai dari penyediaan awak kapal, manajemen kapal, manajemen keselamatan, inspeksi kapal, hingga operasional kapal dan pengembangan solusi digital serta rantai pasok.
Dalam kesepakatan spesifik dengan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management, PMSol akan berperan sebagai penyedia agen awak kapal berkebangsaan Indonesia untuk armada tanker milik Xingtong. Prosesnya akan berjalan komprehensif, meliputi perekrutan, penyaringan ketat, pelatihan berkelanjutan, serta pembangunan talent pool dan basis data bersama bagi para pelaut.
Standar Internasional Menjadi Prioritas
Sementara itu, kerja sama bisnis dengan Xingtong Shipping Co., Ltd. memiliki fokus yang sedikit berbeda. Cakupannya meliputi penyiapan agen awak kapal, layanan manajemen keselamatan, dan inspeksi kapal. Yang menarik, semua layanan tersebut akan mengacu pada standar internasional yang ketat, seperti Chemical Distribution Institute (CDI) dan Ship Inspection Report Programme (SIRE). Hal ini menunjukkan komitmen kedua perusahaan untuk menjaga kualitas dan keselamatan di level tertinggi.
Dukungan Penuh dari Grup Pertamina
Langkah strategis ini tidak berjalan sendiri. PMSol mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina International Shipping (PIS). Dukungan ini dinilai krusial untuk memperkuat posisi Pertamina Group secara keseluruhan dalam pasar pelayaran internasional yang kompetitif.
Xingtong Group sendiri bukanlah pemain baru. Berdiri sejak 1997, perusahaan ini telah menjadi pemain utama pelayaran kimia di Tiongkok. Saat ini mereka mengoperasikan 52 armada bulk liquid chemical tanker dengan total kapasitas mencapai 725,9 ribu deadweight ton (DWT). Dengan skala sebesar itu, kolaborasi jangka panjang ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan dan mempererat ekosistem maritim antara Indonesia dan Tiongkok.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pramono Anung Minta Dinas Perhubungan Kaji Tumpang Tindih Rute JakLingko dengan Angkot M-44
Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Institusi Pemerintah Populer 2026 dari The Iconomics
Pemprov DKI Cetak 1.000 Mushaf Al-Quran untuk Sambut HUT ke-500 Jakarta, Separuhnya untuk Warga Marginal
KSPI Batalkan Aksi Buruh Agustus-September, Pilih Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintah