PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, pada Jumat (7/8) malam sekitar pukul 21.40 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit mobil pemadam serta 200 personel guna menjinakkan si jago merah yang menghanguskan area seluas 30.417 meter persegi. Dugaan sementara, titik api berasal dari lantai 11 gedung yang tengah menjalani proses renovasi, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil investigasi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Peristiwa itu sontak menyita perhatian warga sekitar. Terlihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lantai atas bangunan, sementara puluhan aparat gabungan berjibaku mengamankan lokasi. Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, saat dikonfirmasi di lokasi pada Sabtu, membenarkan bahwa laporan awal yang diterima pihaknya mengarah pada lantai 11 sebagai asal mula api.
"Informasi awal memang yang kami terima itu titik api dari lantai 11," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, mengutip Antara pada Sabtu.
Dugaan Sumber Api dan Proses Penyelidikan
Karnawan menjelaskan, dugaan sementara titik awal kebakaran memang berasal dari lantai 11 gedung yang saat ini tengah dalam tahap renovasi. Kondisi bangunan yang sedang dalam pengerjaan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, baik dari sisi akses maupun potensi material yang mudah terbakar.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak serta merta mengambil kesimpulan. Proses investigasi yang lebih mendalam tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini. Polda Metro Jaya juga telah menerjunkan tim Puslabfor untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
"Untuk kepastiannya mungkin nanti menunggu hasil penyelidikan dari Puslabfor," lanjutnya.
Pengamanan Ketat di Lokasi Kejadian
Tak hanya petugas pemadam kebakaran, pengamanan di sekitar lokasi juga diperketat. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiagakan sebanyak 125 personel untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mengatur arus lalu lintas di sekitar gedung. Langkah serupa diambil oleh Kodim 0501/Jakarta Pusat yang menerjunkan 50 personel guna membantu pengamanan dan memastikan tidak ada akses yang membahayakan warga.
Kehadiran aparat gabungan ini dinilai penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat lokasi gedung berada di kawasan yang cukup padat aktivitas. Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan penyelidikan masih terus berlangsung di lokasi kebakaran.
Artikel Terkait
Kebakaran Lahan di Kaki Gunung Rinjani Padam, 30 Hektare Semak Belukar Hangus
Gempa M4,9 Guncang Sichuan, Satu Tewas Tertimpa Reruntuhan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Naik Rp40 Ribu, Galeri 24 Justru Turun
Harga Emas Antam Naik Rp40 Ribu ke Rp2,69 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat