Menkum Pimpin Fun Walk di CFD Rasuna Said, Awali Rangkaian HUT ke-81 Kemenkum

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 03:25 WIB
Menkum Pimpin Fun Walk di CFD Rasuna Said, Awali Rangkaian HUT ke-81 Kemenkum

Jakarta - PARADAPOS.COM - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas memimpin langsung kegiatan fun walk di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan sukacita, sekaligus menjadi pembuka rangkaian perayaan Hari Pengayoman Kemenkum yang ke-81. Dalam sambutannya, Supratman menegaskan bahwa puncak perayaan Hari Pengayoman akan digelar pada 19 Agustus mendatang. Suasana pagi di Jalan Rasuna Said tampak berbeda dari biasanya. Ribuan peserta memadati area CFD, memadukan olahraga ringan dengan semangat kebangsaan. Di tengah keramaian itu, Menteri Hukum tampak hadir mengenakan pakaian olahraga, berbaur dengan pegawai kementerian dan masyarakat umum yang antusias mengikuti jalannya acara. Instruksi Presiden dan Semangat Kebangsaan Supratman menjelaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar acara olahraga rutin, melainkan wujud nyata dari arahan langsung kepala negara. Ia menuturkan bahwa seluruh jajaran pemerintahan diminta untuk merayakan momen kemerdekaan dengan penuh kegembiraan. "Ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, di mana Bapak Presiden menginstruksikan kepada kita semua jajaran pemerintahan, termasuk pemerintah di Kementerian Hukum, untuk merayakan Hari Kemerdekaan kita yang ke-81 dengan riang gembira," kata Supratman di kantor Kemenkum, Jalan Rasuna Said, Minggu (9/8/2026). Ia menambahkan, semangat kebangsaan ini tidak hanya berhenti pada seremoni belaka. Menurutnya, momen seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan optimisme dalam membangun negeri. Rangkaian Hari Pengayoman ke-81 Lebih lanjut, Supratman mengungkapkan bahwa kegiatan fun walk ini menjadi penanda dimulainya rangkaian panjang perayaan Hari Pengayoman. Puncak acara tersebut akan jatuh pada tanggal 19 Agustus, sebuah tanggal yang dinantikan oleh seluruh insan Kementerian Hukum. "Kami di Kementerian Hukum lagi persiapan merayakan Hari Ulang Tahun ke-81. Rangkaian kegiatan itu dimulai hari ini dan seterusnya sampai dengan tanggal 19 Agustus yang akan datang di mana puncaknya sebagai Hari Pengayoman Ulang Tahun ke-81," ucapnya. Antusiasme terlihat jelas dari wajah para peserta yang hadir. Mereka tampak menikmati setiap langkah perjalanan, sesekali berhenti untuk berswafoto dengan latar belakang gedung-gedung perkantoran di sepanjang jalan protokol tersebut. Momen Seru di Tengah Fun Walk Meski rute yang ditempuh terbilang cukup panjang, Supratman mengaku justru momen paling berkesan adalah saat sesi foto bersama. Ia berkelakar bahwa dirinya dan Wakil Menteri sempat berpura-pura berlari ketika kamera menyorot mereka. "Totalnya kurang lebih sekitar 2,8 km atau 3 km-an. Tapi yang lebih seru itu adalah foto-fotonya, yang lebih seru itu saya sama Pak Wamen. Kalau lagi disorot di video, kami lari. Kalau tidak, ya kami jalan," ujarnya sambil tersenyum. Pernyataan ringan tersebut disambut tawa ringan oleh para pegawai yang berada di sekitarnya. Suasana santai namun tetap khidmat pun mewarnai acara yang berlangsung sekitar dua jam tersebut. Pameran Global Innovation Menanti Setelah sukses dengan fun walk, Supratman membeberkan rencana berikutnya dalam rangkaian Hari Pengayoman. Pihaknya akan menggelar pameran Global Innovation yang bertujuan mempertemukan para periset dengan pelaku industri di tanah air. "Nanti setelah selesai ini akan ada namanya pameran Global Innovation yang akan mempertemukan, yang digagas oleh teman-teman di Direktorat Jenderal KI (Kekayaan Intelektual), yang akan mempertemukan seluruh periset di seluruh Indonesia dengan seluruh teman-teman industri, ya, seperti yang digagas oleh BRIN kemarin bersama Bapak Presiden, yang 150 riset nasional dari BRIN," imbuhnya. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menjembatani inovasi riset dengan kebutuhan pasar. Diharapkan, sinergi antara akademisi, peneliti, dan dunia usaha dapat semakin memperkuat daya saing bangsa di kancah global.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar