PARADAPOS.COM - Polda Riau menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di kawasan pesisir Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, dengan menyalurkan bantuan sosial, layanan kesehatan, serta 10 unit mesin ketinting untuk menunjang aktivitas warga pesisir. Kombes Pol Dermawan Marpaung bersama Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi serta jajaran Forkopimda turut hadir dalam agenda tersebut.
Hari Minggu yang cerah di pesisir Panipahan berubah menjadi lebih hidup. Rombongan dari Polda Riau tampak disambut antusias oleh warga yang sejak pagi telah berkumpul di lokasi acara. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah upaya konkret untuk mendekatkan diri dengan masyarakat yang tinggal di ujung barat Kabupaten Rokan Hilir tersebut.
Bantuan Sosial dan Kebutuhan Pokok Warga
Dalam kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat pesisir tersebut, Polda Riau menyalurkan sebanyak 81 bendera Merah Putih sebagai simbol semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, sebanyak 810 paket bantuan sosial juga diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis di panggung utama, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kepada para penerima manfaat yang telah didata sebelumnya.
Suasana haru terlihat ketika para lansia dan ibu-ibu menerima paket sembako tersebut. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh kepolisian, karena bantuan seperti ini sangat berarti bagi mereka yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil laut dan pekerjaan serabutan.
Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu pilar penting dalam rangkaian ekspedisi ini. Tim Dokkes Polda Riau membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjangkau 81 orang warga. Mereka mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan umum, serta pemberian obat-obatan sesuai dengan keluhan yang dialami.
Kehadiran layanan kesehatan ini dinilai sangat membantu, mengingat akses warga Panipahan menuju puskesmas atau rumah sakit cukup jauh dan membutuhkan waktu tempuh yang tidak singkat. Dengan adanya tim medis yang datang langsung ke tengah mereka, warga tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan perawatan dasar.
Dukungan Ekonomi Melalui Mesin Ketinting
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penyerahan 10 unit mesin ketinting kepada masyarakat pesisir. Mesin tempel ini merupakan alat vital bagi nelayan dan warga yang aktivitas sehari-harinya bergantung pada transportasi air. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, baik untuk melaut maupun untuk mengangkut hasil tangkapan ke pasar.
Bantuan ini juga disertai dengan pembagian 81 kaos Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Lebih dari sekadar cendera mata, kaos tersebut menjadi simbol bahwa kehadiran negara benar-benar menyentuh hingga ke pelosok.
Menjaga Ekosistem Pesisir dengan Penanaman Mangrove
Kepedulian terhadap lingkungan juga tidak luput dari perhatian dalam kegiatan ini. Sebanyak 810 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Panipahan sebagai langkah nyata menjaga kelestarian ekosistem. Penanaman ini melibatkan warga setempat dan personel kepolisian secara bersama-sama.
Langkah ini merupakan respons atas ancaman abrasi yang kerap melanda wilayah pesisir. Dengan menanam mangrove, diharapkan garis pantai dapat terjaga dan ekosistem biota laut tetap lestari. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga akan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya untuk saat ini tetapi juga untuk generasi mendatang.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Masyarakat
Rangkaian kegiatan yang padat tersebut menunjukkan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi tidak hanya berfokus pada satu aspek saja. Kegiatan ini merangkum pelayanan sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan dalam satu kesatuan gerak. Hal ini menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan ini menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir dan memiliki keterbatasan akses. Sinergi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya melalui bantuan, tetapi juga pelayanan kesehatan, dukungan terhadap perekonomian masyarakat, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol Dermawan.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan masyarakat pesisir Panipahan. Melalui kegiatan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke wilayah pesisir dan pelosok.
Artikel Terkait
Komisi I DPR: Wamenhan Boleh dari Nonmiliter, Keputusan di Tangan Prabowo
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Wagub Rano Karno Pastikan Database Wajib Pajak Aman dan ASN Terdampak WFH
TNBTS Tutup Total Seluruh Akses Gunung Bromo Akibat Kebakaran yang Meluas
Pemprov DKI Wajibkan Seluruh RW Miliki APAR untuk Antisipasi Kebakaran