Pelajar Perempuan 16 Tahun Tewas Terlindas Commuter Line di Stasiun Jurangmangu

- Senin, 10 Agustus 2026 | 16:50 WIB
Pelajar Perempuan 16 Tahun Tewas Terlindas Commuter Line di Stasiun Jurangmangu

PARADAPOS.COM - Seorang pelajar perempuan berinisial A, 16 tahun, ditemukan tewas di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin, 10 Agustus 2026. Korban diduga kuat terjatuh dari peron dan terlindas commuter line yang sedang melintas. Peristiwa nahas ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian sektor Ciputat Timur, yang belum bisa memastikan kronologi pasti di balik jatuhnya korban ke area rel. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Saat dikonfirmasi pada hari yang sama, ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami peristiwa itu. "Korban ditemukan di area rel tersebut berjenis kelamin perempuan. Kami masih meminta keterangan dari pihak di Stasiun Jurangmangu," ujarnya kepada awak media. Evakuasi dan Penyelidikan Awal Jenazah korban dievakuasi ke RSU Tangsel tidak lama setelah ditemukan. Proses evakuasi berlangsung cepat berkat koordinasi antara petugas kepolisian dan pengelola stasiun. Suasana di lokasi sempat mencekam, mengingat kejadian terjadi di area publik yang ramai aktivitas. Hingga saat ini, polisi belum menarik kesimpulan apa pun terkait penyebab pasti kecelakaan. Bambang menegaskan bahwa pihaknya tidak mau berspekulasi sebelum semua fakta terkumpul. "Tidak bisa berandai-andai. Ini kita lakukan proses penyelidikan secara ilmiah yang bisa mengetahui penyebabnya seperti apa dan hasil dari korelasi keterangan para saksi yang dilakukan serta bukti dan petunjuk yang ada," jelasnya. Upaya Pencegahan dan Imbauan Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan untuk merekonstruksi kejadian. Polisi juga mengumpulkan barang bukti dan petunjuk lain dari tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap tabir insiden ini. Sebagai langkah lanjutan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan manajemen stasiun. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi prosedur keselamatan serta mengingatkan para pengguna jasa kereta api agar lebih waspada saat berada di area peron. "Kami akan berkoordinasi dengan pengelola stasiun untuk upaya motogasi dan mengingatkan pengguna jasa kereta api agar lebih berhati-hati," kata Bambang. Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan di stasiun, terutama bagi pengguna commuter line yang kerap beraktivitas pada jam sibuk. Pihak berwenang masih terus bekerja untuk mengungkap fakta di balik tragedi ini.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar