PARADAPOS.COM - Gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia barat pada Senin pagi waktu setempat, memicu evakuasi massal warga di Bogota, Panama City, hingga terasa hingga Ekuador. Pusat gempa berada di San Jose del Palmar, sekitar 400 kilometer di barat Bogota, dan hingga laporan ini disusun belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berarti. Guncangan keras tersebut tercatat oleh otoritas Kolombia dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dengan kekuatan yang sama, memaksa warga di dua negara bertetangga untuk berlarian keluar dari rumah dan gedung perkantoran.
Di Bogota, kepanikan sempat melanda kawasan pusat kota ketika guncangan terasa cukup kuat. Beberapa gedung bertingkat di pusat bisnis tampak bergetar selama beberapa detik, membuat para pekerja dan penghuni apartemen berhamburan ke jalan. Mereka terlihat berkumpul di trotoar, menjauh dari bangunan, sambil sesekali menoleh ke arah atap gedung untuk memastikan tidak ada retakan atau material yang jatuh. Suasana mencekam itu berlangsung hingga sekitar setengah jam sebelum sebagian besar warga mulai berani kembali ke dalam gedung.
Evakuasi di Panama City dan Respons Awal
Getaran yang sama turut dirasakan kuat di Panama City, yang berjarak cukup jauh dari episentrum. Di distrik keuangan, para pekerja Kementerian Tenaga Kerja Panama terlihat bergegas turun melalui tangga darurat setelah merasakan perabot kantor di lantai atas bergeser. “Kami merasakan meja dan lemari bergoyang cukup jelas, jadi kami langsung memutuskan keluar,” ujar salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya, seraya menunggu di halaman gedung.
Petugas keamanan gedung sempat menutup akses masuk selama sekitar 20 menit sebagai langkah antisipasi. Setelah melakukan inspeksi visual pada struktur bangunan dan memastikan tidak ada kerusakan, mereka akhirnya memberikan izin kepada para pekerja untuk kembali beraktivitas. Di beberapa titik lain di kota, warga yang sedang berada di mal dan apartemen juga melakukan hal serupa, meski tidak ada laporan kepanikan yang berlebihan.
Belum Ada Laporan Korban, Otoritas Terus Pantau
Hingga berita ini diturunkan, otoritas manajemen bencana Kolombia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai potensi korban jiwa ataupun kerusakan infrastruktur. Namun, getaran yang terasa hingga ke negara tetangga menunjukkan kekuatan gempa yang signifikan. Para ahli mengingatkan bahwa gempa dangkal seperti ini berpotensi memicu longsor di wilayah pegunungan dekat pusat gempa, sehingga pemantauan lanjutan tetap diperlukan.
Sementara itu, di Ekuador, getaran dilaporkan terasa di beberapa kota perbatasan, namun belum ada laporan kerusakan. Warga di wilayah pesisir sempat waspada terhadap potensi tsunami, namun peringatan dini tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat. Situasi berangsur normal setelah guncangan berhenti, dan sebagian besar warga kembali ke rumah masing-masing setelah memastikan kondisi aman.
Kejadian ini menjadi pengingat akan aktivitas seismik yang tinggi di kawasan Cincin Api Pasifik. Kolombia sendiri kerap mengalami gempa bumi, namun kejadian dengan magnitudo di atas 7 termasuk jarang terjadi di wilayah barat negara tersebut. Tim tanggap darurat dari berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan penilaian cepat di daerah-daerah terpencil yang mungkin terkena dampak lebih parah, terutama di sekitar San Jose del Palmar yang menjadi pusat gempa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,29 Persen ke 6.383, Sentimen Positif Penunjukan Gubernur BI dan Data Retail Sales Menjadi Katalis
IHSG Berbalik Melemah ke 6.326 pada Sesi Pagi, Investor Ambil Untung di Tengah Ketegangan Geopolitik
Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Kuasa Hukum Sebut Ada Sembilan Kejanggalan dalam Penetapan Tersangka
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR