PARADAPOS.COM - Legenda Manchester United, Paul Scholes, secara blak-blakan merekomendasikan dua target transfer untuk memperkuat skuad asuhan Michael Carrick, yakni bek Tottenham Hotspur Cristian Romero dan gelandang Crystal Palace Adam Wharton. Rekomendasi ini muncul di tengah evaluasi mendalam atas lini belakang dan lini tengah The Red Devils yang dinilai masih rapuh, kendati lini depan telah diperkuat pada bursa transfer musim panas lalu. Scholes menyampaikan pandangannya melalui podcast The Good, The Bad, & The Football, yang langsung memicu perbincangan hangat di kalangan suporter. Menariknya, saran ini datang bukan tanpa alasan. Scholes menilai bahwa kebutuhan utama timnya saat ini bukan lagi di sektor penyerangan, melainkan di dua area krusial yang kerap menjadi titik lemah: pertahanan dan gelandang bertahan. Meskipun sudah ada beberapa nama baru yang direkrut, seperti Andrey Santos dan Youri Tielemans, Scholes merasa masih ada kekosongan yang belum terisi dengan tepat.
Romero: Dari Kontroversi Menuju Ketenangan ala Carrick
Di antara dua nama yang disebutkan, rekomendasi untuk memboyong Cristian Romero jelas yang paling menyita perhatian. Scholes sendiri sadar betul bahwa pilihannya ini bisa memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar, mengingat reputasi Romero yang dikenal agresif dan kerap terlibat insiden kartu. Namun, ia melihat sesuatu yang lebih dalam dari sekadar catatan disiplin pemain asal Argentina tersebut.
"Saya pikir mereka sudah menyelesaikan masalah di lini depan musim panas lalu, tetapi mereka mungkin butuh dua bek tengah. Anda mungkin tertawa dan saya mungkin dikritik karena ini, tapi saya akan pergi dan merekrut Cristian Romero dari Tottenham," ujarnya dalam podcast tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan alasannya dengan cukup gamblang. "Saya tahu dia agak gila, saya tahu dia punya masalah kedisiplinan, tapi dia bisa menjadi bek tengah yang sangat bagus dan seseorang yang benar-benar bisa ditenangkan oleh Michael Carrick," paparnya.
Scholes bahkan menyinggung soal nilai transfer yang dianggapnya masuk akal untuk pemain sekelas finalis Piala Dunia. "Orang-orang membicarakan angka 30 atau 40 juta poundsterling (Rp 721 miliar-962 miliar) untuk pemain yang pernah bermain di final Piala Dunia. Saya pikir mereka sangat membutuhkan bek tengah, yang ada saat ini tidak cukup bagus," bebernya.
Wharton: Jawaban Modern untuk Gelandang Bertahan
Tidak berhenti di lini belakang, Scholes juga menyoroti sektor gelandang bertahan yang dianggapnya belum menemukan sosok ideal. Setelah peluang untuk mendatangkan Sandro Tonali tertutup, ia mengarahkan pandangannya ke talenta muda Crystal Palace, Adam Wharton. Menurutnya, Wharton memiliki profil yang paling cocok untuk mengawal lini tengah MU.
"Saya tidak percaya mereka tidak berusaha membeli Adam Wharton. Sandro Tonali tadinya akan jadi pilihan pertama saya, tetapi karena dia sudah tidak mungkin, Adam Wharton terlihat sangat sempurna bagi saya," tutupnya.
Dari sudut pandang taktis, kebutuhan akan gelandang bertahan yang tenang dan memiliki visi bermain memang menjadi prioritas. Kehadiran Wharton, yang dikenal dengan kemampuan distribusi bola dan kecerdasan posisinya, dinilai bisa menjadi solusi jangka panjang yang lebih matang dibandingkan opsi lain yang ada di pasaran saat ini.
Catatan: Artikel telah ditulis ulang sesuai permintaan, dengan mempertahankan fakta utama, menghilangkan link eksternal, dan mengganti atribusi kutipan agar lebih bervariasi. Kutipan langsung tetap dipertahankan sesuai ketentuan.
Artikel Terkait
Mentan: Mafia Beras Fortifikasi Tipu Hak Rakyat, 80 Persen Produk Tak Sesuai Standar
Program Kesehatan Karyawan MAS Arya Indonesia Jangkau 2.907 Pekerja sejak 2019
Serangan Houthi di Selat Bab al-Mandeb Tewaskan Satu WNI dan Tiga Warga Pakistan
Kemarau Panjang di Muaro Jambi, Debit Sungai Batanghari Menyusut: Warga Krisis Air Bersih dan Petani Keramba Rugi Besar