PARADAPOS.COM - Jakarta, 29 Juli 2026 – FIFA ASEAN Cup 2026 resmi dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober mendatang. Turnamen anyar ini menggantikan posisi Piala AFF dengan format yang jauh lebih luas, melibatkan 14 tim nasional dari Asia Tenggara dan Asia lainnya, seperti India, Pakistan, hingga Hong Kong. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk Divisi 1, sementara Hong Kong menangani Divisi 2. Dengan sistem kompetisi yang baru dan aturan peringkat yang lebih ketat, turnamen ini menjanjikan persaingan yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Jika selama ini Piala AFF identik dengan persaingan internal negara Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup 2026 hadir dengan wajah yang berbeda. Turnamen ini membuka pintu bagi negara-negara di luar kawasan untuk ikut ambil bagian. Kehadiran India, Pakistan, dan Hong Kong menjadi bukti nyata bahwa kompetisi ini tidak lagi sekadar ajang regional, melainkan telah menjelma menjadi panggung yang lebih besar di bawah naungan kalender internasional FIFA. Format Kompetisi yang Berbeda Perbedaan mendasar antara FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF terletak pada struktur kompetisinya. Jika sebelumnya tim-tim langsung bertarung dalam satu grup besar, kini 14 tim yang berpartisipasi akan dibagi ke dalam dua divisi berbeda. Pembagian ini bukan tanpa alasan; tujuannya adalah menciptakan persaingan yang lebih merata dan memberikan kesempatan bagi tim-tim dengan peringkat lebih rendah untuk tetap bersaing secara kompetitif. Daftar peserta yang akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah sebagai berikut: - Indonesia - India - Malaysia - Singapura - Vietnam - Pakistan - Thailand - Filipina - Hongkong - Myanmar - Brunei Darussalam - Kamboja - Laos - Timor-Leste Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi utama ini dihuni oleh delapan tim dengan kekuatan yang relatif berimbang. Berdasarkan undian yang telah dilakukan, pembagian grup untuk Divisi 1 adalah sebagai berikut: | Grup A | Grup B | | : | : | | Indonesia | Vietnam | | India | Pakistan | | Malaysia | Thailand | | Singapura | Filipina | Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 Sementara itu, Divisi 2 diisi oleh enam tim yang akan memperebutkan tiket promosi. Persaingan di divisi ini diprediksi tetap ketat, mengingat semua tim memiliki ambisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung internasional. | Grup A | Grup B | | : | : | | Hongkong | Kamboja | | Myanmar | Laos | | Brunei Darussalam | Timor-Leste | Aturan Poin Sama yang Ketat Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah detail aturan penentuan peringkat ketika ada tim yang memiliki jumlah poin sama. Panitia pelaksana telah menyiapkan prosedur berlapis yang tidak hanya mengandalkan selisih gol, tetapi juga perilaku tim di lapangan. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi untuk menjaga sportivitas. Langkah 1: Kriteria Head-to-Head Apabila dua tim atau lebih memiliki poin yang identik, langkah pertama yang dilakukan adalah melihat hasil pertandingan antar tim-tim yang bersangkutan. Kriteria yang digunakan secara berurutan adalah: 1. Jumlah poin terbanyak yang diperoleh dalam pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan; 2. Selisih gol yang lebih baik dari hasil pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan; 3. Jumlah gol terbanyak yang dicetak dalam semua pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan. Langkah 2: Perluasan Kriteria Jika setelah menerapkan kriteria di atas peringkat masih belum bisa ditentukan, maka kriteria tersebut akan diterapkan kembali, tetapi hanya untuk pertandingan antara tim-tim yang tersisa. Prosedur ini tidak dimulai kembali dari awal, melainkan berlanjut untuk mencari pemenang di antara tim-tim yang masih seri. Apabila keputusan masih belum juga ditemukan, maka kriteria berikut akan diberlakukan: 4. Selisih gol yang lebih baik dalam semua pertandingan grup; 5. Jumlah gol terbanyak yang dicetak dalam semua pertandingan grup; 6. Skor perilaku tim tertinggi (pemain dan ofisial tim) terkait dengan jumlah kartu kuning dan kartu merah yang diperoleh: - Kartu kuning: minus 1 poin - Kartu merah tidak langsung (akibat dua kartu kuning): minus 3 poin - Kartu merah langsung: minus 4 poin - Kartu kuning dan kartu merah langsung: minus 5 poin Hanya satu dari pengurangan poin di atas yang akan diterapkan kepada seorang pemain atau ofisial tim dalam satu pertandingan Kompetisi. Tim dengan jumlah poin tertinggi akan menempati peringkat tertinggi. Langkah 3: Peringkat Dunia FIFA Jika semua prosedur di atas masih belum menghasilkan keputusan, maka jalan terakhir adalah menggunakan Peringkat Dunia FIFA. Dua tim atau lebih yang masih memiliki jumlah poin yang sama akan diberi peringkat berdasarkan edisi terbaru yang dipublikasikan dari Peringkat Dunia FIFA. Jika masih belum menentukan, maka akan digunakan edisi yang dipublikasikan tepat sebelum edisi terbaru tersebut, dan seterusnya secara berurutan hingga keputusan dapat diambil. Babak Final dan Tuan Rumah Hanya dua tim yang menempati posisi pertama di setiap grup pada masing-masing divisi yang akan lolos ke babak final divisi. Meski begitu, FIFA masih bisa memutuskan apakah akan ada pertandingan antara posisi kedua atau ketiga masing-masing grup. Keputusan ini tentu akan dinantikan oleh para penggemar sepak bola di kawasan. Dengan persiapan yang matang dan format yang lebih terstruktur, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan mampu menyajikan pertandingan berkualitas tinggi. Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 tentu memiliki tanggung jawab besar untuk menyukseskan turnamen ini. Dukungan penuh dari para suporter akan menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda untuk berlaga di hadapan publik sendiri.
Artikel Terkait
Pasar Kepandean Serang Manfaatkan PLTS 4 kWp untuk Hemat Listrik dan Perkuat UMKM
Polri Ingatkan Masyarakat Soal Modus Penipuan e-Tilang Palsu yang Bisa Curi Data dan Rekening
Pemprov DKI Usulkan Obligasi Daerah Rp5,6 Triliun untuk Atasi Macet dan Banjir
Bitcoin Jatuh ke Bawah US$64.000, Investor Menanti Data Inflasi AS