Mendagri Tito Karnavian Resmi Buka Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sumatera di Batam

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Mendagri Tito Karnavian Resmi Buka Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sumatera di Batam

PARADAPOS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi membuka gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026). Acara ini merupakan wujud penghargaan pusat kepada daerah atas capaian kinerja dan inovasi penyelenggaraan pemerintahan. Dalam sambutannya, Tito menegaskan pentingnya keseimbangan antara fungsi pengawasan dan pemberian apresiasi agar pembinaan daerah berjalan optimal.

Suasana berbeda terasa di ruang utama hotel tempat acara berlangsung. Para kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera tampak serius mengikuti arahan demi arahan. Mereka datang bukan sekadar untuk bersilaturahmi, melainkan untuk mengetahui di posisi mana kinerja mereka dinilai oleh pemerintah pusat.

Tito mengawali sambutannya dengan menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, selama ini jajarannya di Kemendagri kerap kali memberikan tekanan administratif kepada daerah. Mulai dari pengendalian inflasi, dorongan pertumbuhan ekonomi, hingga berbagai instruksi teknis lainnya. Karena itu, sudah sepantasnya ada ruang apresiasi bagi mereka yang berhasil memenuhi target tersebut.

“Masuk kepada batch kedua, gelombang kedua ini, dimulai di Sumatera. Ini kita laksanakan di Kota Batam,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan, pemberian penghargaan merupakan bentuk reward yang selama ini mungkin terasa timpang. Pemerintah pusat, lanjut dia, tidak hanya bertugas menekan dan mengawasi, tetapi juga harus hadir memberikan pengakuan atas kerja keras daerah. Hal ini dinilai penting untuk menjaga motivasi para pemimpin daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Karena selama ini kita dari Kemendagri neken-neken terus, neken inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai macam instruksi lain-lain, inilah balance-nya dalam bentuk reward penghargaan kepada daerah-daerah berprestasi,” jelasnya.

Kesempatan Kedua bagi Daerah yang Belum Beruntung

Di sela-sela acara, Tito juga menyampaikan pesan khusus kepada daerah yang belum menerima penghargaan pada batch kali ini. Ia meminta mereka untuk tidak berkecil hati. Masih ada putaran berikutnya yang akan digelar khusus untuk wilayah Sumatera, dan kriteria penilaian akan diumumkan lebih awal agar setiap daerah bisa mempersiapkan diri.

“Bagi yang belum beruntung, masih ada lagi, putaran berikutnya lagi, khusus Sumatera nanti ada satu putaran lagi. Kita akan sampaikan nanti kriterianya apa untuk bisa diperlombakan, supaya rekan-rekan bisa berbenah,” pungkasnya.

Pernyataan ini disambut anggukan dari sejumlah kepala daerah yang hadir. Beberapa di antaranya tampak mencatat hal tersebut, seolah ingin segera berbenah sebelum putaran berikutnya tiba. Suasana kompetitif yang sehat pun terasa mengemuka di ruangan tersebut.

Enam Regional dan Empat Kategori Penilaian

Secara keseluruhan, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II menyasar enam regional di Indonesia. Selain Sumatera, acara serupa juga akan digelar di Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua. Setiap regional memiliki jadwal dan penilaian yang disesuaikan dengan kondisi serta prioritas pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Untuk Batch II ini, terdapat empat kategori utama yang menjadi fokus penilaian. Pertama, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Kedua, Implementasi Program 3 Juta Rumah. Ketiga, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Keempat, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan. Keempat kategori ini dipilih berdasarkan isu-isu strategis nasional yang tengah menjadi perhatian pemerintah.

Adapun pada Batch I yang digelar sebelumnya, kategori yang dilombakan berbeda. Saat itu, penilaian difokuskan pada Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Perbedaan kategori ini menunjukkan bahwa pemerintah mencoba menyentuh berbagai aspek pembangunan secara bertahap dan menyeluruh.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar