TNI AD Targetkan 5.000 Jembatan Rampung Tahun Ini, 3.008 Titik Sudah Dikerjakan

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:50 WIB
TNI AD Targetkan 5.000 Jembatan Rampung Tahun Ini, 3.008 Titik Sudah Dikerjakan

PARADAPOS.COM - TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk terus membangun jembatan penghubung di berbagai pelosok Indonesia. Pada tahun ini, institusi tersebut menargetkan penyelesaian 5.000 unit jembatan, sebuah angka yang dinilai ambisius namun diyakini dapat direalisasikan. Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, menyampaikan keyakinannya tersebut dalam keterangan pers di Bekasi, Kamis, 13 Agustus 2026, seraya memaparkan progres pembangunan yang telah mencapai 3.008 titik.

"Kami meyakinkan target 5.000 titik bisa selesai," ujar Jenderal Maruli Simanjuntak dalam acara yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Pernyataan ini sekaligus menjawab optimisme publik terhadap percepatan infrastruktur di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Evaluasi Berkelanjutan Percepat Pembangunan

Di tengah laju pengerjaan yang dinilai semakin cepat, Maruli menekankan bahwa kunci utama keberhasilan program ini terletak pada evaluasi yang terus-menerus dilakukan di lapangan. Pihaknya tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga memastikan setiap proses teknis berjalan efisien dan efektif.

"Setelah perjalanan teknis-teknis dalam pembuatan semakin cepat. Terus kita lakukan evaluasi dalam pembuatan jembatan," ungkapnya. Pendekatan ini, lanjutnya, memungkinkan TNI AD untuk mengidentifikasi hambatan di setiap daerah dan segera mencari solusi, sehingga waktu pengerjaan bisa dipangkas tanpa mengorbankan kualitas konstruksi.

Capaian 3.008 Titik dan Dampaknya bagi Pendidikan

Hingga saat ini, TNI AD telah mengerjakan total 3.008 titik jembatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.500 jembatan telah rampung dibangun dan dinyatakan layak digunakan, sementara 508 unit lainnya masih dalam tahap proses pengerjaan. Angka ini menjadi bukti nyata dari kerja keras satuan karya bakti di berbagai wilayah.

"Hari ini saya berada di Bekasi merupakan titik ke-2.500 yang selesai selama hampir tujuh bulan ini," kata Maruli. Momen peresmian di Bekasi tersebut menjadi penanda bahwa program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak memaparkan hasil pembangunan 3.008 titik jembatan. Foto: Youtube Setpres.

Dampak dari pembangunan infrastruktur ini tidak hanya dirasakan dari segi konektivitas antarwilayah. Maruli menjelaskan, 3.008 jembatan yang telah dibangun tersebut berhasil mengakses sebanyak 9.008 sekolah. Artinya, mobilitas pelajar di daerah terpencil kini jauh lebih aman dan mudah.

"Sehingga seperti yang Bapak harapkan tidak perlu lagi anak sekolah basah-basah, tidak perlu lagi berisiko lagi pergi ke sekolah," tuturnya. Pernyataan ini merujuk pada instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar anak-anak Indonesia dapat menempuh pendidikan tanpa terkendala medan yang sulit dan berbahaya.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler