Emergent Luncurkan Kontes Building Indonesia Berhadiah Rp800 Juta untuk Pelaku UMKM

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:50 WIB
Emergent Luncurkan Kontes Building Indonesia Berhadiah Rp800 Juta untuk Pelaku UMKM

PARADAPOS.COM - Emergent, perusahaan teknologi, meluncurkan kampanye bertajuk "Building Indonesia" bertepatan dengan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Program ini menyasar pemilik usaha kecil, pelaku UMKM, dan pendiri bisnis, dengan total hadiah Rp800 juta bagi 100 peserta karya paling inovatif. Kampanye ini mengusung pemanfaatan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pelaku usaha mengembangkan perangkat lunak sesuai kebutuhan operasional, tanpa perlu keahlian pemrograman. Pendaftaran kompetisi dibuka hingga 25 Agustus 2026.

Jakarta, 20 Agustus 2026 – Di tengah geliat transformasi digital sektor usaha, Emergent melihat momentum Hari Kemerdekaan sebagai titik start yang tepat. Perusahaan menilai banyak pelaku usaha yang mulai meninggalkan metode pencatatan manual dan aplikasi pesan singkat, beralih ke solusi perangkat lunak yang lebih terstruktur. Kampanye ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, menjembatani ide bisnis dengan realitas operasional di lapangan.

Menjembatani Ide dan Realitas Operasional

Co-Founder Emergent menegaskan bahwa semangat kemerdekaan kali ini ingin diterjemahkan ke dalam akses teknologi yang lebih luas. Pihaknya menyadari bahwa banyak pengusaha memiliki ide kuat namun terkendala oleh keterbatasan teknis. Melalui platform ini, hambatan tersebut coba dihilangkan dengan mengubah deskripsi masalah sehari-hari menjadi rancangan aplikasi yang fungsional.

"Di momen Kemerdekaan ini, kami ingin membuat proses 'membangun' menjadi lebih mudah diakses oleh para pengusaha dan pemilik bisnis di Indonesia agar ide mereka bisa terwujud, meskipun mereka tidak punya keahlian teknis," tegas Co-Founder Emergent dalam keterangan resminya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Senada dengan itu, CEO Emergent Mukund Jha menjelaskan bahwa platform tersebut dirancang intuitif. Pengguna tidak perlu menulis kode program yang rumit. Cukup dengan menuangkan masalah dan ide dalam bentuk kalimat, sistem kemudian menerjemahkannya menjadi sebuah produk digital yang siap pakai.

"Setiap bisnis yang sukses di platform kami berawal dari hal yang sama: sebuah ide dan masalah nyata yang dideskripsikan melalui kata-kata, yang kemudian berubah menjadi produk yang berfungsi nyata," ujar CEO Emergent Mukund Jha.

Lebih dari 600 Ribu Proyek Aplikasi

Klaim Emergent bukan tanpa dasar. Perusahaan mencatat lebih dari 600 ribu proyek aplikasi telah dibuat melalui platformnya di Indonesia. Angka ini menunjukkan adopsi yang cukup signifikan. Ragamnya pun luas, mulai dari sistem kasir atau point of sales (POS), manajemen inventaris, hingga aplikasi yang mengusung pendekatan kearifan lokal. Data ini menjadi indikator bahwa kebutuhan digitalisasi di tingkat akar rumput sangat nyata dan beragam.

Di lapangan, pergeseran perilaku ini terlihat jelas. Para pelaku usaha tidak lagi sekadar mencari cara untuk berjualan online, tetapi mulai berpikir tentang efisiensi operasional. Mereka ingin memiliki sistem yang sesuai dengan alur bisnis mereka sendiri, bukan dipaksa menyesuaikan dengan perangkat lunak generik. Fenomena inilah yang coba ditangkap oleh Emergent melalui kampanye ini.

Mekanisme dan Jadwal Kontes

Bagi pelaku usaha yang tertarik mengikuti kompetisi ini, langkah pertamanya adalah membuat akun di platform Emergent. Setelah berhasil masuk, peserta diarahkan untuk membuka menu Home dan menuju bagian Profil. Pada bagian tersebut, akan terlihat opsi "BUILDers CONTEST" yang bisa diakses dengan menekan tombol "Join the Contest".

Setelah terdaftar, peserta bebas mengembangkan dan memublikasikan aplikasi sesuai ide bisnis masing-masing. Proses ini menjadi inti dari penilaian, di mana orisinalitas dan pemecahan masalah menjadi fokus utama. Ketika purwarupa perangkat lunak sudah dianggap siap, peserta tinggal memilih opsi "Submit Your App" untuk mengirimkan karyanya. Panitia menetapkan batas akhir pengumpulan karya pada 25 Agustus 2026, memberikan waktu sekitar satu minggu bagi peserta untuk menyempurnakan proyeknya.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar