Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 05:51 WIB
Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

PARADAPOS.COM - Bank Mandiri menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Mandiri Peduli NTT untuk warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan melibatkan sinergi dengan pemerintah daerah, Danantara Indonesia, BP BUMN, BPBD, serta relawan. Penyerahan simbolis dilakukan di Labuan Bajo pada Kamis, 20 Agustus 2026, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan dasar di tujuh kabupaten terdampak, termasuk Nagekeo, Sikka, dan Manggarai Barat. Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo itu tidak hanya merusak sejumlah bangunan, tetapi juga mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kondisi darurat inilah yang mendorong Bank Mandiri untuk bergerak cepat, tanpa mengesampingkan keberlangsungan layanan perbankan bagi nasabah. Sinergi Lintas Instansi dalam Penanganan Bencana Mandiri Peduli NTT menjadi momentum bersinergi untuk negeri. Sebagai mitra strategis dalam kerja sama regional KR-BNN (Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT), Bank Mandiri bergerak bersama Pemerintah, Danantara Indonesia, BP BUMN, BPBD, serta Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT. Sinergi ini melibatkan Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, mulai dari pemetaan kebutuhan, penyaluran bantuan, hingga monitoring di lapangan. Kerja sama dengan KR-BNN dinilai mempercepat proses distribusi bantuan ke titik-titik terdampak. Dengan optimalisasi sumber daya lintas instansi, respons tanggap darurat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran. Koordinasi yang ketat antarlembaga menjadi kunci agar bantuan tidak tumpang tindih dan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan. Apresiasi dari Gubernur NTT Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi dukungan Bank Mandiri yang dinilai konsisten hadir mendukung masyarakat NTT, termasuk melalui kerja sama regional KR-BNN. “Bank Mandiri adalah salah satu mitra yang konsisten hadir mendukung Provinsi NTT, termasuk dalam kerja sama regional KR-BNN. Dukungan yang diberikan sejak awal masa tanggap darurat ini sangat bermakna bagi masyarakat, dan kami berterima kasih atas kepedulian yang terus ditunjukkan Bank Mandiri kepada NTT hingga saat ini,” ujar Melki pada saat penyerahan bantuan, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran korporasi di tengah bencana memiliki dampak yang signifikan, terutama ketika dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah. Aksi Cepat Tanggap dan Distribusi Bantuan Merespons kondisi darurat, Bank Mandiri menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang paling membutuhkan di sejumlah wilayah terdampak. Prioritas penyaluran diarahkan ke lokasi yang mengalami dampak paling besar dan dimonitor secara berkala agar tepat sasaran sesuai dengan kondisi di lapangan. Puluhan relawan Mandirian turut terlibat langsung dalam proses distribusi bantuan di berbagai titik, antara lain di Labuan Bajo, Maumere, Ruteng, Ende, Bajawa, dan Larantula. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, seperti beras, minyak goreng, mi instan, gula, kopi, teh, telur, air mineral, roti, susu, makanan ringan, minuman energi, tenda, alas, popok bayi, obat-obatan, serta selimut dan kebutuhan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Regional CEO Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara Alexander Jonathan Patty mengatakan, Mandiri Peduli NTT merupakan wujud kepedulian Bank Mandiri sekaligus sinergi dengan berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak. "Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat NTT. Melalui Mandiri Peduli NTT, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD serta berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh dukungan pada masa tanggap darurat," ujar Alex. Fokus pada Keselamatan dan Keberlangsungan Layanan Dalam upaya ini, keselamatan pegawai menjadi prioritas utama. Manajemen Bank Mandiri juga terus memantau kondisi pegawai, operasional kantor, serta jaringan layanan di wilayah terdampak guna memastikan layanan kepada nasabah tetap berjalan dengan baik selama masa tanggap darurat. Bank Mandiri memastikan layanan digital dan jaringan transaksi, termasuk Livin' by Mandiri, Kopra by Mandiri, Livin' Merchant, ATM, dan EDC tetap dapat diakses sehingga kebutuhan transaksi nasabah dan masyarakat tetap terlayani. Hal ini penting untuk menjaga roda ekonomi tetap berputar di tengah situasi yang tidak menentu. Wilayah Terdampak dan Dukungan Posko Pengungsian Sebagai bagian dari respons tanggap bencana, Bank Mandiri memberikan perhatian khusus pada sejumlah wilayah yang terdampak, mencakup Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Nagekeo di Ende, Kabupaten Sikka di Maumere, Kabupaten Manggarai di Ruteng, Kabupaten Ende di Ende, Kabupaten Ngada di Bajawa, serta Kabupaten Manggarai Timur di Borong. Selain distribusi bantuan pokok, relawan Bank Mandiri juga turut mendukung operasional posko pengungsian serta kebutuhan logistik petugas tanggap darurat di lokasi terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri untuk membantu masyarakat terdampak secara langsung sekaligus memastikan bantuan dapat tersalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Rangkaian aksi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang secara berkelanjutan hadir mendukung masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan proses pemulihan pascabencana. "Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan Bank Mandiri akan terus hadir mendampingi hingga kondisi berangsur pulih," kata Alex.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar