PARADAPOS.COM - Saksi ahli Prabowo-Gibran di Mahkamah Konstitusi, Hasan Nasbi mengatakan tidak ada data yang membuktikan bahwa bantuan sosial (bansos) mempengaruhi kemenangan kandidat petahana.
Hasan mencontohkan pengaruh bansos di beberapa pemilihan. Salah satunya Pilkada DKI Jakarta 2017 ketika Anies Baswedan mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Kalau ada hubungan bansos dengan keterpilihan, Anies tak bisa lawan Ahok," kata Hasan dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (4/4).
Dia juga mencontohkan Pilkada DKI Jakarta 2012 saat Joko Widodo mengalahkan petahana Fauzi Bowo. Begitu pula Ganjar Pranowo yang melawan Bibit di Pilgub Jawa Tengah 2013.
Hasan mengatakan banyak kasus di mana petahana kalah saat intensitas pemberian bantuan sosial tinggi. Menurutnya, pemilihan ditentukan oleh kualitas kandidat.
"Petahana bisa menang karena calon lawannya tidak lebih baik. Sesederhana itu. Kalau calon lawannya lebih baik, dan bansos berapa pun, petahana akan kalah," ujarnya.
Sebelumnya, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud mendalilkan politisasi bansos oleh pemerintah untuk memenangkan Prabowo-Gibran. Mereka menuding Presiden Jokowi menggunakan instrumen negara untuk memenangkan anaknya.
Dua paslon itu meminta MK membatalkan hasil Pilpres 2024. Mereka ingin pilpres diulang tanpa keikutsertaan Prabowo-Gibran.
Sumber: cnn
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Ruben Onsu Bantah Klaim Sarwendah Tak Pernah Bertengkar di Depan Anak, Tunjukkan Rekaman CCTV
BRIN Peringatkan Super El Nino Agustus 2026 Berpotensi Samai Intensitas 2015
BGN Temukan 414 Rekening Anomali SPPG, Rp311 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara
Gubernur Kalteng Minta Pengusaha Besar Siapkan Genset di Tengah Protes Ribuan Bangkai Ayam ke PLN