PARADAPOS.COM - Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) Cs gunakan uang pemerasan pejabat eselon Kementan untuk kebutuhan pribadi, keluarga hingga partai nasDem. Total uang dikorupsi SYL Cs sebesar 44.762.197.204 (Rp 44,7 miliar).
"Berdasarkan alat bukti yang terungkap di persidangan, SYL telah meminta kebutuhan pribadi terdakwa dan keluarganya termasuk Partai nasDem dibiayai oleh para pejabat eselon 1 kementan beserta jajaran di bawahnya," ucap Jaksa KPK Meyer Simanjuntak, di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakpus, Jumat (28/6/2024).
Jaksa Meyer merincikan, uang haram digunakan SYL untuk keluarga sebesar Rp 1.931.236.742 (Rp 1,9 miliar) dan Partai nasDem Rp 965.123.500 (Rp 965 juta). Hal ini terhitung sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2023.
"Keperluan istri terdakwa (SYL, Ayun Sri Harahap), 2020-2023: Rp 938.940.000, Keperluan keluarga terdakwa Rp 992.296.746, dan Rp 965.123.500," papar Jaksa KPK Meyer.
Selain itu, Jaksa Meyer menyebutkan untuk lebih pribadi SYL sebesar Rp 3.331.134.246. Serta, untuk kado undangan Rp 381.612.500.
Lebih lanjut, jaksa menambahkan, pengeluaran lain-lainnya, Rp974.817.493, dan untuk acara keagamaan dan operasional Rp 16.683.448.302.
Di sisi lain, untuk charter pesawat Rp3.034.591.120 dan bantuan bencana alam/sembako Rp3.524.812.875.
Tidak hanya itu, keperluan keluar negeri Rp6.917.573.555, umroh Rp1.871.650.000 dan hewan kurban Rp1.654.500.000.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun