Bahkan kata dia, ada agenda adik Prabowo, Hasyim yang dijegal.
Saat itu Hasyim membawa investor minyak dari Rusia tapi dijegal oleh Riza Chalid.
Menurutnya saat inilah peluang Riza Chalid membalas rasa sakit hati setelah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam kerusuhan massa lanjut dia, Riza Chalid bisa dikatakan sebagai pendana.
Tapi sebagai pengendali adalah Geng Solo.
“Karena ini terjadi begal demo. Awalnya ajakan untuk demo memang cukup viral. Cuman narasi yang digunakan adalah satu, tangkap Jokowi, makzulkan Gibran dengan menggunakan mekanisme DPR,” jelasnya.
“Tapi di dalam perjalanannya ini bergeser. Isu DPR justru diangkat ke permukaan bahwa DPR hedonis, DPR menerima tunjangan yang berlebihan, DPR tidak layak menjadi wakil rakyat,” tambahnya.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Malam dengan Tokoh Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Negara
Kaesang Pangarep Menangis di Rakernas PSI, Janji Peras Darah Demi Menang Pemilu 2029
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Kekeliruan Tanggal Lulus Jokowi di Video UGM: Fakta, Kronologi, dan Analisis Lengkap