Fokus Muria - Penggerakan merupakan esensi dari fungsi manajemen, karena berkaitan dengan unsur manusia dalam organisasi.
Keberhasilan suatu organisasi tergantung kepada keberhasilan penggerakkan unsur manusia.
Di sinilah pemimpin menjalankan peranannya dalam penggerakan. Ada beberapa prinsip penggerakan yang harus dijalankan oleh pimpinan, salah satunya prinsip kesatuan komando.
Akan tetapi pada praktiknya ada saja orang yang ikut memberikan instruksi, walau bukan tugasnya.
Bagaimana Saudara menyikapi dan mengatasi masalah tersebut? Simak pembahasan dan jawaban dari pertanyaan tersebut berikut ini.
Penggerakan memang menjadi salah satu hal penting dalam sebuah organisasi. Terlebih bagi seorang pimpinan, mesti memiliki kemampuan penggerakan.
Baca Juga: Sehun EXO Umumkan Tanggal Wamil, Jadi Member Terakhir yang Berangkat Bertugas
Pertama, kita pahami terlebih dahulu berkaitan dengan penggerakan. Apa itu penggerakan?
Penggerakkan adalah usaha untuk menggerakkan anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran lembaga yang bersangkutan dan sasaran anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu ingin mencapai sasaran tersebut (Terry, 1986).
Penggerakan dalam suatu organisasi berfungsi sebagai usaha atau tindakan dari pimpinan dalam rangka menimbulkan kemauan dan membuat bawahan tahu pekerjaannya sehingga dengan sadar menjalankan tugasnya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.
Ada beberapa prinsip penggerakan dalam organisasi, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Prinsip mengarah pada tujuan
Artikel asli: fokusmuria.co.id
Artikel Terkait
Investor Unggul Metro Timur Indonusa Suntik Dana ke Otto Media Grup untuk Dukung Branding Startup
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran