Indeks Kepercayaan Industri Ekspansif, Optimisme Pelaku Usaha Meningkat di Oktober 2025
Survei Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada Oktober 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam optimisme pelaku industri. Indeks kepercayaan usaha untuk enam bulan mendatang naik menjadi 70,5 persen, meningkat dari 69,6 persen pada bulan sebelumnya.
Data Survei dan Tingkat Optimisme Industri
Tingkat pesimisme pelaku industri turun menjadi 5,4 persen dari sebelumnya 6,1 persen. Secara keseluruhan, 77,9 persen responden menyatakan kegiatan usahanya membaik atau stabil. Rinciannya menunjukkan 31,0 persen responden mengalami perbaikan usaha, 46,5 persen stabil, dan hanya 22,2 persen yang menilai kondisi usahanya menurun.
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2025
Kemenperin merilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2025 yang tetap berada di zona ekspansi dengan nilai 53,50. Angka ini meningkat 0,48 poin dibandingkan September 2025 dan lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 52,75 poin.
Dukungan Pemerintah untuk Sektor Industri
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif, menyatakan komitmen pemerintah dalam menjaga kepercayaan pelaku industri melalui berbagai kebijakan strategis. "Kemenperin terus berupaya menjaga kepercayaan pelaku industri dengan memastikan kebijakan yang berpihak," ujarnya.
Kebijakan Strategis yang Diterapkan
Beberapa program utama yang dijalankan meliputi:
- Penguatan pasar domestik dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN)
- Pengendalian impor selektif dan jaminan energi industri yang kompetitif
- Perpanjangan Program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) bagi tujuh sektor industri
- Fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
- Penguatan struktur industri berbasis sumber daya lokal
Kinerja Subsektor Industri
Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 22 subsektor mengalami ekspansi dengan kontribusi 98,8 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas Triwulan II-2025. Satu-satunya subsektor yang mengalami kontraksi adalah Industri Tekstil (KBLI 13), yang masih terdampak pelemahan konsumsi dalam negeri dan tekanan impor benang serta kain.
Komponen Pembentuk IKI
Peningkatan IKI Oktober 2025 ditopang oleh menguatnya permintaan yang tercermin pada variabel pesanan baru naik 1,46 poin menjadi 55,25, serta persediaan yang tetap ekspansif di level 56,52. Namun, variabel produksi masih berada pada fase kontraksi di angka 48,57, menunjukkan pelaku industri masih berhati-hati dalam menambah output produksi.
Prospek Sektor Manufaktur
Dengan kinerja industri yang tetap ekspansif dan optimisme pelaku usaha yang terus meningkat, sektor manufaktur diyakini akan semakin berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja pada periode mendatang.
Artikel Terkait
Lebih dari 140 Juta Warga Diprediksi Mudik, Puncaknya 18-19 Maret 2026
Ahli Wewangian Ungkap Kunci Utama Kamar Tidur Harum: Ventilasi dan Kebersihan Dasar
BI Perluas Layanan Tukar Uang Baru di Jalur Mudik Jelang Idulfitri 2026
Jerman Tegas Tolak Seruan Trump untuk Amankan Selat Hormuz