PARADAPOS.COM - Ketua Umum Tim Pembina Posyandu sekaligus Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, mendorong percepatan pemulihan warga hunian sementara (huntara) di Aceh Utara. Upaya ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial dan kegiatan senam sehat bersama anak-anak sekolah dasar di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Kegiatan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 itu dipimpin langsung oleh Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi).
Suasana di lokasi huntara tampak hidup saat anak-anak antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur dari Perwosi. Di sisi lain, para orang tua terlihat menanti giliran untuk menerima bantuan. Tri Tito menegaskan, kehadiran TP PKK dan Tim Pembina Posyandu di lokasi bencana merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang tengah berjuang bangkit pascabencana.
Posyandu Tak Lagi Sekadar Layanan Kesehatan
Dalam kunjungannya, Tri Tito menjelaskan bahwa peran Posyandu saat ini telah meluas. Tak hanya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini menjelma menjadi pusat pelayanan terpadu di tingkat desa. Layanan yang diberikan mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).
"Saya memilih tempat ini karena Hari Posyandu ini penting buat kita semua. Sebab pelayanan Posyandu ini menyentuh sampai tingkat-tingkat di bawah yaitu desa-desa," ujar Tri Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, keberadaan Posyandu di lingkungan huntara menjadi krusial. Layanan dasar seperti imunisasi, vaksinasi, dan pemeriksaan kesehatan bagi balita harus tetap berjalan meski masyarakat tengah berada dalam masa transisi. Ia menambahkan, akses terhadap pelayanan dasar ini tidak boleh terputus hanya karena bencana.
"Di sini harusnya memang ada pelayanan-pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Yaitu berupa enam Standar Pelayanan Minimum, yaitu standar pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat," jelasnya.
Bantuan Langsung untuk Warga Huntara
TP PKK Pusat menyalurkan bantuan yang terdiri dari alat olahraga sebanyak tiga paket, sembako 62 paket, buku bacaan tiga paket, serta dokumen Kartu Identitas Anak untuk dua anak. Selain itu, fasilitas pembelajaran berupa tiga paket papan tulis, serta tiga paket teknologi pembelajaran yang masing-masing berisi laptop, layar, dan infokus turut dibagikan.
Sementara itu, Tim Pembina Posyandu Pusat memberikan bantuan berupa sembako 180 paket, perlengkapan ibadah 298 paket, perlengkapan dapur dan makan 298 paket, pakaian sebanyak 3.678 potong, serta makanan ringan anak sebanyak 100 paket. Semua bantuan ini disalurkan di Huntara Desa Tanjong Dalam Selatan.
"Hari Posyandu ini menyatukan kita semua untuk melayani masyarakat yang memerlukan, melalui enam SPM, dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini," kata Tri Tito.
Kegiatan senam sehat dan penyaluran bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik warga, tetapi juga membangkitkan kembali semangat sosial dan gotong royong di tengah masa pemulihan.
Artikel Terkait
Eksplorasi Tambang Jadi Kunci Keberlanjutan di Tengah Menipisnya Cadangan Mineral Nasional
Kemenhub dan KAI Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Arahan Presiden
PTK Gelar Program Goes to Campus di Makassar untuk Dorong Daya Saing Pelaut Indonesia
Polisi Tetapkan Dua Pengasuh Baru sebagai Tersangka Kekerasan di Daycare Banda Aceh