Tawuran di Depok: Kronologi Lengkap dan Korban Luka
Dua remaja menjadi korban dalam peristiwa tawuran berdarah di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Depok. Insiden yang terjadi di depan MTs An-Nur ini mengakibatkan kedua korban, J dari Bojonggede, Bogor dan DF dari Sawangan, mengalami luka bacokan senjata tajam.
Kronologi Tawuran Berdarah di Sawangan Depok
Menurut Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, tawuran ini berawal pada Jumat (31/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban bersama sekitar 10 orang lainnya berkumpul di Pasir Putih setelah berjanji melalui Instagram untuk melakukan tawuran. Rombongan kemudian berjalan menuju SMP Bina Mandiri dan bertemu dengan lawan yang datang dengan 10 motor.
"Pihak korban kalah jumlah sehingga mereka melarikan diri hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku membacok punggung korban dari belakang menggunakan celurit di depan MTs An-Nur, menyebabkan korban terjatuh dari motor," jelas Made Budi.
Kondisi Korban dan Tindakan Medis
Korban J yang berboncengan dengan DF langsung dirawat intensif di RSUD Kota Depok setelah mengalami bacokan di bagian punggung. Sementara DF mengalami luka pada bagian pipi. Polisi memastikan tidak ada korban tewas dalam insiden ini.
"Satu dirawat dan satu sudah bisa pulang. Tidak ada yang meninggal dunia," tegas Made Budi.
Barang Bukti yang Diamankan Polisi
Polisi berhasil mengamankan barang bukti penting dari TKP, termasuk satu buah senjata tajam jenis gobang dan satu unit motor Suzuki Nex dengan nomor polisi B 6538 ZFP. Barang bukti tersebut kini diamankan di Polsek Bojongsari untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Eksplorasi Tambang Jadi Kunci Keberlanjutan di Tengah Menipisnya Cadangan Mineral Nasional
Kemenhub dan KAI Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Arahan Presiden
PTK Gelar Program Goes to Campus di Makassar untuk Dorong Daya Saing Pelaut Indonesia
Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara Lewat Posyandu dan Bantuan Sosial