Truk Tangki BBM 24.000 Liter Terguling dan Terbakar di Cianjur, 2 Orang Luka-luka

- Minggu, 02 November 2025 | 08:25 WIB
Truk Tangki BBM 24.000 Liter Terguling dan Terbakar di Cianjur, 2 Orang Luka-luka

Truk Tangki BBM 24.000 Liter Terguling dan Terbakar di Cianjur, 2 Orang Luka-luka

Kecelakaan truk tangki bermuatan 24.000 liter BBM jenis Pertalite terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Insiden yang berujung kebakaran hebat ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan sejumlah bangunan rusak.

Kronologi Kecelakaan Truk Tangki di Cianjur

Kecelakaan truk BBM ini terjadi pada Sabtu malam, 1 November 2025, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Truk tangki yang melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi tersebut terguling di depan sebuah ruko.

Menurut Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Muhammad Ardian, penyebab awal kecelakaan adalah sopir yang mengalami hilang kendali saat melewati jalan sedikit menikung. Kejadian ini memicu rangkaian peristiwa yang berakhir dengan kebakaran masif.

Dampak Kebakaran Truk BBM di Cianjur

Muatan BBM sebanyak 24.000 liter yang tumpah seketika memicu kebakaran besar. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan sejumlah bangunan, termasuk:

  • Pos Polisi terdekat
  • Ruko di sekitar lokasi
  • Kendaraan yang berada di dekat lokasi, termasuk kendaraan dinas polisi
  • Alat Electronic Traffic Law Enforcement (E-Tle) yang terpasang di sekitar lokasi

Korban dan Penanganan Pasca Kecelakaan

Kecelakaan truk tangki BBM ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka, yaitu sopir truk tangki dan seorang pengendara sepeda motor yang berada di lokasi. Kedua korban saat ini telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Untuk kepentingan penyelidikan, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Tim Unit Laka Lantas Polres Cianjur telah melakukan olah TKP menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Penyelidikan polisi terhadap kecelakaan truk tangki BBM di Cianjur masih terus berlanjut untuk mengungkap secara detail kronologi dan faktor penyebab insiden ini.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar