Trump Tuduh Rusia & China Uji Coba Nuklir, AS Siap Balas

- Senin, 03 November 2025 | 04:55 WIB
Trump Tuduh Rusia & China Uji Coba Nuklir, AS Siap Balas
Trump Tuduh Rusia dan China Uji Coba Senjata Nuklir, AS Siap Lakukan Hal Serupa

Trump Tuduh Rusia dan China Uji Coba Senjata Nuklir, AS Siap Lakukan Hal Serupa

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan negaranya harus melakukan uji coba senjata nuklir. Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa negara-negara lain, termasuk Rusia, China, dan Korea Utara, telah melakukan hal serupa, meski tanpa disertai bukti konkret.

Trump menyatakan bahwa AS tidak ingin menjadi satu-satunya negara yang tidak menguji senjata nuklir. "Saya sampaikan uji coba ini karena Rusia mengumumkan bahwa mereka akan melakukan uji coba," ujar Trump dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CBS.

Namun, pernyataan Trump ini dibantah oleh para pejabat Rusia yang menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk melakukan uji coba senjata nuklir. Trump juga tidak merinci lebih lanjut mengenai pernyataan Rusia yang ia jadikan dasar.

Trump Sebut Korea Utara dan China Juga Uji Coba Nuklir

Selain Rusia, Trump juga menyinggung Korea Utara dan China. Ia menyatakan bahwa Korea Utara terus-menerus melakukan uji coba, sementara China juga disebutkan melakukan hal yang sama berdasarkan informasi yang diterimanya.

Korea Utara memang tercatat terakhir kali melakukan uji coba senjata nuklir pada tahun 2017, yang memicu sanksi internasional terhadap negara tersebut.

Trump Bicara Soal Perlucutan Senjata Nuklir

Di tengah wacana uji coba, Trump juga menyentuh isu perlucutan senjata nuklir. Ia mengakui bahwa AS memiliki lebih banyak senjata nuklir daripada negara lain dan menyatakan perlunya membahas denuklirisasi dengan Rusia dan China.

"Saya kira kita harus melakukan sesuatu tentang denuklirisasi, dan saya sudah membahasnya dengan Presiden (Rusia, Vladimir) Putin dan Presiden (China) Xi (Jinping)," kata Trump.

Ancaman Kapasitas Nuklir AS

Trump menutup pernyataannya dengan nada yang mengancam, menegaskan kapasitas senjata nuklir AS. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki cukup senjata nuklir untuk meledakkan dunia berkali-kali lipat.

"Kita memiliki cukup senjata nuklir untuk meledakkan dunia 150 kali. Rusia memiliki banyak senjata nuklir dan China akan memiliki lebih banyak lagi," pungkas Trump.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler