Prabowo Serahkan Airbus A400M ke TNI AU, Tingkatkan Kekuatan Logistik dan Tempur

- Senin, 03 November 2025 | 06:20 WIB
Prabowo Serahkan Airbus A400M ke TNI AU, Tingkatkan Kekuatan Logistik dan Tempur

Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M, Tingkatkan Kekuatan TNI AU

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan kunci pesawat angkut militer terbaru, Airbus A400M, kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Acara serah terima berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025). Kehadiran pesawat ini diyakini akan memperkuat kemampuan tempur dan logistik TNI Angkatan Udara.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa alutsista baru ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia. "Alhamdulillah sudah mulai berdatangan ya alutsista-alutsista yang penting, A400. Saya kira akan menambah kemampuan kita," ujar Prabowo kepada wartawan.

Presiden menekankan peran vital TNI sebagai alat negara, tidak hanya dalam pertahanan tetapi juga dalam penanganan bencana dan masalah lain yang menyangkut kepentingan masyarakat. Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya kemampuan udara bagi Indonesia, mengingat kondisi geografis negara yang unik.

"Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa. Kemudian sekian belas ribu pulau. Udara bagi kita sangat-sangat penting," jelasnya. "Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional."

Acara penyerahan simbolis dilakukan di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, dengan Prabowo tiba di lokasi pada pukul 10.50 WIB. Prosesi penyerahan berlangsung dengan Presiden menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono.

Kedatangan pesawat Airbus A400M ini menjadi bagian dari modernisasi alutsista TNI yang terus berlangsung, memperkuat kemampuan angkut udara strategis Indonesia baik untuk kepentingan pertahanan maupun operasi kemanusiaan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar