Prabowo Perintahkan Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengumumkan rencana pemerintah untuk memperluas pembangunan jalur kereta api ke luar Pulau Jawa. Kebijakan strategis ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Pembangunan jaringan kereta api di luar Jawa ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) di daerah yang selama ini masih terbatas akses transportasinya. Fokus pembangunan akan mencakup tiga proyek besar: Trans Sumatera, Trans Kalimantan, dan Trans Sulawesi.
Mendorong Ekonomi dan Akses Pengangkutan Komoditas
Menurut AHY, kehadiran transportasi kereta api tidak hanya untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk memudahkan distribusi komoditas unggulan. Pengangkutan barang seperti batu bara dan kelapa sawit akan menjadi lebih efisien.
“Ini juga akan mengurangi beban transportasi darat,” tegas AHY dalam pernyataannya di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Konektivitas untuk Kawasan Industri dan Ekonomi Khusus
AHY menekankan peran krusial sektor transportasi, khususnya kereta api, dalam menciptakan pusat-pusat ekonomi baru. Pembangunan jalur kereta ini akan menghubungkan kawasan industri strategis dan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang tersebar di berbagai pulau.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperkuat sektor transportasi nasional, mengingat fondasinya yang sangat penting bagi kemajuan dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun