Korea Utara Tembakkan 10 Roket Saat Kunjungan Menhan AS Pete Hegseth ke DMZ

- Selasa, 04 November 2025 | 09:05 WIB
Korea Utara Tembakkan 10 Roket Saat Kunjungan Menhan AS Pete Hegseth ke DMZ

Korea Utara Tembakkan Roket Saat Kunjungan Menhan AS Pete Hegseth ke Perbatasan

Korea Utara kembali melakukan provokasi dengan menembakkan roket artileri. Insiden ini terjadi tepat saat Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, melakukan kunjungan ke Zona Demiliterisasi Panmunjom yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan.

Menurut laporan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), roket-roket tersebut ditembakkan sekitar satu jam sebelum kedatangan Menhan AS Pete Hegseth. Ini bukan pertama kalinya Korut melakukan aksi serupa, dimana pekan sebelumnya mereka juga menembakkan senjata beberapa menit sebelum pembicaraan Presiden Korea Selatan dengan pemimpin China.

Detail Penembakan Roket Korea Utara

Militer Korea Selatan mendeteksi sekitar 10 roket artileri yang ditembakkan ke arah bagian utara Laut Barat (Laut Kuning). Penembakan terjadi dalam dua waktu berbeda:

  • Sabtu, 1 November 2025 sekitar pukul 15.00 waktu setempat
  • Senin, 3 November 2025 sekitar pukul 16.00 waktu setempat

Otoritas intelijen Korea Selatan dan AS saat ini sedang menganalisis secara detail proyektil yang ditembakkan Korut. Kunjungan Hegseth ini menjadi kunjungan pertama menhan AS dalam 8 tahun terakhir ke perbatasan Korea.

Respons Pertahanan AS dan Korea Selatan

Dalam kunjungannya, Menhan Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu Back, menegaskan kembali postur pertahanan gabungan yang kuat serta komitmen kerja sama erat kedua negara. Hegseth menyatakan bahwa Korea Selatan menghadapi lingkungan keamanan yang berbahaya dari ancaman Korea Utara.

Kedua pejabat sepakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk ancaman yang dihadapi. Hegseth juga menilai bahwa peningkatan anggaran pertahanan Korea Selatan akan mempercepat kemampuan negara tersebut dalam memperkuat keamanan dan pertahanan menghadapi Korea Utara.

Peningkatan Anggaran Pertahanan Korea Selatan

Presiden Lee Jae Myung mengumumkan bahwa Korea Selatan akan menaikkan anggaran pertahanan pada tahun 2026 sebesar 8,2 persen, menjadi 66,3 triliun won. Kenaikan anggaran pertahanan ini merupakan yang terbesar dalam 6 tahun terakhir, menunjukkan keseriusan Korea Selatan dalam menghadapi ancaman militer dari Korea Utara.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler