Aramco Cetak Laba Rp467 Triliun di Kuartal III 2025, Tembus Ekspektasi Pasar

- Selasa, 04 November 2025 | 09:50 WIB
Aramco Cetak Laba Rp467 Triliun di Kuartal III 2025, Tembus Ekspektasi Pasar

Aramco Cetak Laba Rp467 Triliun di Kuartal III 2025, Lampaui Ekspektasi

Raksasa energi Saudi Aramco mengumumkan pencapaian laba bersih sebesar USD28 miliar atau setara dengan Rp467 triliun pada kuartal ketiga tahun 2025. Hasil keuangan kuartal III 2025 ini berhasil melampaui proyeksi dan ekspektasi pasar.

Peningkatan Produksi Minyak Aramco Jadi Pendongkrak Utama

Kinerja keuangan yang kuat ini terutama didorong oleh peningkatan volume produksi minyak. Peningkatan produksi terjadi seiring dengan pencabutan kebijakan pemotongan produksi yang sebelumnya diterapkan oleh aliansi OPEC .

Laba Aramco Meningkat Signifikan dari Kuartal Sebelumnya

Pencapaian laba kuartal III 2025 ini menunjukkan lompatan yang signifikan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pada kuartal II 2025, laba bersih Aramco tercatat sebesar USD22,85 miliar, yang turun 19 persen akibat harga minyak yang lebih rendah.

Harga Minyak Aramco Mengalami Kenaikan

Selama periode Juli hingga September 2025, harga realisasi rata-rata minyak Aramco mencapai USD70,10 per barel. Angka ini lebih tinggi dibandingkan harga di triwulan sebelumnya yang berada di level USD66,70 per barel, turut berkontribusi pada peningkatan pendapatan.

Komentar CEO Aramco tentang Kinerja Kuartalan

Presiden dan CEO Amin Nasser menyatakan bahwa kinerja kuat kuartal ketiga kembali membuktikan kemampuan adaptasi perusahaan menghadapi realitas pasar yang baru. "Kami berhasil meningkatkan produksi dengan biaya tambahan yang minimal, sekaligus memasok minyak, gas, dan produk terkait lainnya kepada pelanggan secara andal. Hal ini mendorong kinerja keuangan yang kuat dan pertumbuhan laba kuartalan," jelas Nasser.

Prospek Bisnis Gas Aramco ke Depan

Di luar bisnis minyak, perusahaan energi milik Pemerintah Arab Saudi ini juga menunjukkan kemajuan dalam pengembangan bisnis gas. Aramco memproyeksikan kapasitas produksi gasnya akan tumbuh sebesar 80 persen pada tahun 2030 jika dibandingkan dengan tingkat kapasitas di tahun 2021.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler