Pelangi di Mars, Film XR Pertama Indonesia, Tayang Lebaran 2026

- Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50 WIB
Pelangi di Mars, Film XR Pertama Indonesia, Tayang Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Film fiksi ilmiah "Pelangi di Mars" resmi tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan masa libur Lebaran. Film yang digarap lebih dari lima tahun ini disebut sebagai karya pertama Indonesia yang memanfaatkan teknologi extended reality (XR) secara luas. Aktor Rio Dewanto dan sutradara Upie Guava pun menyampaikan harapan mereka agar film ini dapat dinikmati bersama keluarga dan menginspirasi penonton.

Kisah untuk Semua Usia

Rio Dewanto, salah satu pemeran dalam film tersebut, menekankan bahwa "Pelangi di Mars" adalah tontonan yang cocok untuk dinikmati seluruh anggota keluarga. Baginya, momen ketika anaknya bisa hadir dalam gala premier menjadi pengalaman yang sangat berarti.

"Ketika gala premier jarang banget anak saya bisa datang, senang banget rasanya (dia datang). Maksudnya bisa dinikmati satu keluarga, semuanya, full," ucap Rio dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Rio menambahkan bahwa cerita film ini dirancang agar dapat dinikmati oleh penonton dengan beragam usia, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Harapan di Balik Perjalanan Panjang Produksi

Di balik layar, perjalanan produksi film ini terbilang panjang, melibatkan ratusan kru dengan proses kreatif yang intens. Sutradara Upie Guava mengaku bersyukur filmnya bisa dirilis tepat pada momen Lebaran 2026, periode yang dikenal ramai dengan penonton keluarga.

Dia juga menyimpan optimisme bahwa kerja keras tim selama bertahun-tahun akan membuahkan hasil yang memuaskan.

"Kerja keras ratusan kru yang punya satu visi membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dikonsumsi masyarakat. Saya harap film ini jadi pelajaran kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tak akan pernah sia-sia," ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Terobosan Teknologi dan Deretan Pemeran

Sebagai sebuah terobosan, "Pelangi di Mars" mengusung teknologi extended reality (XR) yang memadukan elemen dunia nyata dan digital secara real-time. Pendekatan teknologi ini diyakini akan menghadirkan pengalaman visual yang baru bagi penonton film lokal.

Film produksi Mahakarya Pictures ini juga menampilkan barisan pemain yang cukup lengkap. Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, Myesha Lin, dan Livy Renata menjadi beberapa nama yang terlibat. Mereka didukung oleh sejumlah talenta lain seperti Bimo Kusumo, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, Dimitri Arditya, Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.

Dengan kombinasi teknologi mutakhir, cerita yang universal, dan momen penayangan yang strategis, "Pelangi di Mars" hadir dengan ambisi untuk menghibur sekaligus mengukir sejarah baru dalam industri perfilman Indonesia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar