PARADAPOS.COM - Gelombang arus balik Lebaran mulai membanjiri Kota Bandung, Jawa Barat, dengan ribuan pemudik tiba melalui jalur kereta api. Pada Jumat pagi, 27 Maret 2026, Stasiun Kiaracondong telah disesaki oleh penumpang yang baru turun dari kereta, sebagian besar berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Data terbaru menunjukkan tren kepulangan ini akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan mendatang.
Lonjakan Kedatangan di Stasiun Kiaracondong
Suasana ramai dan riuh rendah penuh koper serta tas besar langsung menyambut pengunjung Stasiun Kiaracondong di pagi itu. Kereta-kereta yang membawa para pemudik dari arah timur Jawa berdatangan silih berganti, mengalirkan penumpang ke peron yang sudah dipadati keluarga yang menunggu. Hanya dalam sehari, tercatat ribuan orang telah turun di stasiun tersebut, menandai dimulainya fase padat arus balik di wilayah Bandung.
Data Akumulasi dan Prediksi Puncak
Secara kumulatif, angka kedatangan menunjukkan volume yang signifikan. Hingga Jumat, 27 Maret, total penumpang yang tiba di Bandung melalui layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung telah menembus angka 22 ribu orang. Sementara itu, untuk pemudik yang kembali ke Kota Bandung secara spesifik, jumlahnya telah mencapai sekitar 4.900 orang pada hari keenam pasca Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lapangan dan pola pergerakan tahun-tahun sebelumnya, kepadatan ini diprediksi belum mencapai titik tertinggi. Puncak gelombang kedua arus balik diperkirakan baru akan terjadi pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Otoritas terkait dan penyedia layanan transportasi telah bersiap menghadapi lonjakan penumpang akhir pekan tersebut.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun