PARADAPOS.COM - Semen Padang harus menghadapi Madura United dengan skuat yang jauh dari kata lengkap. Laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Rabu (29/4/2026) ini menjadi ujian berat bagi tim berjuluk Kabau Sirah. Pelatih Imran Nahumarury mengakui banyak pilar utamanya absen, namun ia menegaskan tidak akan menyerah begitu saja pada situasi pelik ini.
Bek Andalan Absen, Imran Tak Gentar
Salah satu pukulan terbesar bagi Semen Padang adalah absennya Angelo Meneses. Bek asing tersebut harus menepi karena akumulasi kartu kuning. Meski kehilangan sosok penting di lini belakang, Imran Nahumarury tetap optimistis. Ia sudah menyiapkan rencana cadangan.
“Ya, Angelo absen. Tapi kami sudah siapkan penggantinya. Siap tak siap, siapapun harus bermain. Karena ini partai final bagi Semen Padang,” ujarnya tegas.
Daftar Panjang Pemain Cedera
Situasi semakin rumit dengan deretan pemain yang masih dalam masa pemulihan. Mantan pelatih Malut United ini menyebutkan beberapa nama yang kondisinya belum seratus persen. Irsyad Maulana, Samuel Simanjuntak, Agung Wahyu, dan Alhasan Wakasso masuk dalam daftar tersebut.
Imran memberikan gambaran lebih detail mengenai kondisi terkini anak asuhnya. Ia menjelaskan bahwa beberapa pemain mulai menunjukkan perkembangan, namun belum bisa tampil penuh.
“Kondisi tim masih seperti pekan lalu, banyak pemain cedera. Irsyad, Samuel, dan Wahyu sudah mulai pulih, tapi masih latihan terpisah. Wakasso pasti absen. Terakhir Kazaki Nakagawa. Saya tanya Kazaki, dia tak siap karena cedera engkel. Ya, sudah. Dia juga tak bisa main,” jelasnya.
Mentalitas Pantang Menyerah
Di tengah badai cedera dan akumulasi kartu, Imran menolak menjadikan situasi ini sebagai alasan. Ia justru melihatnya sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kepala tegak. Semangat juang menjadi kunci utama di laga yang ia sebut sebagai partai final.
“Tapi ini bukan alasan kita menyerah kepada Madura United,” tuturnya menutup pernyataan dengan nada penuh keyakinan.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kejagung Periksa Tujuh Perusahaan Terkait Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pemkab Agam Koordinasikan Pemulangan Warga yang Dieksploitasi Sindikat Penipuan di Myanmar
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Banding Vonis 2 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nilai Putusan Tak Penuhi Fakta
Jetour Resmi Luncurkan SUV PHEV T2 i-DM di GIIAS 2026, Klaim Jarak Tempuh Lebih 1.200 Km