PARADAPOS.COM - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara berhasil memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah panggung di kawasan Muara Karang, Penjaringan, pada Senin malam, 1 Juni 2026. Laporan masuk pukul 21.00 WIB, dan api berhasil dikendalikan hanya dalam waktu 45 menit, tepatnya pukul 21.45 WIB. Dalam operasi ini, sebanyak 15 unit mobil pemadam dikerahkan untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di permukiman padat tersebut.
Respons Cepat dan Kendala di Lapangan
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Eko Mahendro, menjelaskan bahwa timnya langsung bergerak setelah menerima laporan. “Pada hari ini terjadi kebakaran di Muara Karang ini, di mana tadi terima berita pukul 21.00 dan kita respons cepat. Pukul 21.45 sudah dalam pendinginan dan sekarang kebakaran bisa diatasi,” kata Eko di lokasi kejadian.
Meskipun respons tergolong cepat, petugas sempat dihadapkan pada tantangan teknis. Sumber air dari daratan ternyata terbatas, sehingga mereka harus mencari alternatif lain. “Sulitnya tadi sumber airnya itu, kalau dari sumber air dari darat agak sulit. Maka yang kami ambil adalah sumber air yang dari ujung dermaga, karena dari air laut gitu,” ujar Eko menjelaskan situasi di lapangan.
Strategi Pemadaman di Permukiman Rapat
Keputusan memanfaatkan air laut menjadi langkah krusial. Dengan lokasi dermaga yang relatif dekat, petugas menyedot air laut untuk memastikan pasokan tetap lancar. Langkah ini dinilai efektif mengingat kawasan Muara Karang dikenal memiliki kepadatan bangunan yang tinggi, sehingga risiko perambatan api sangat besar.
Dari pantauan di lokasi, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak berwenang. Proses pendinginan terus dilakukan hingga api benar-benar padam untuk mengantisipasi titik api yang tersembunyi di struktur rumah panggung.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Dua Anak Usaha PP Rugi Rp364,5 Miliar di Tengah Persiapan Pemerintah Melebur BUMN Karya
Erik Erfinanto Dorong Media Perkuat Batas Antara Bisnis dan Editorial
Kepadatan di Cakung-Cilincing Dipicu Ketimpangan Arus Logistik Pelabuhan Tanjung Priok
Tampines Rovers dan DPMM FC Jalani Debut di Piala Presiden 2026, Laga Perdana Grup A Digelar di Bandung