PARADAPOS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara menanggapi isu yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatannya. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memaparkan laporan APBN Kita Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menduga ada pihak yang sengaja memelintir informasi terkait selebaran rapat dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas sebagai bendahara negara.
Isu Mundur dan Dugaan Distorsi Informasi
Di tengah suasana pemaparan yang berlangsung di ruang kerja Kementerian Keuangan, Purbaya tampak tenang namun tegas. Ia mengaku sudah mendengar kabar tersebut beredar luas di berbagai kalangan. Namun, ia menilai isu itu tidak berdasar.
“Saya menduga ada pihak yang twist informasi terkait selebaran rapat dengan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Pernyataan itu langsung mengundang perhatian awak media yang meliput acara tersebut. Menurutnya, selebaran yang dimaksud adalah dokumen internal yang tidak seharusnya ditafsirkan secara sepihak. Ia tidak merinci lebih lanjut siapa pihak yang dimaksud, namun menekankan bahwa semua komunikasi dengan Presiden berjalan baik dan profesional.
Komitmen untuk Terus Maju
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menegaskan bahwa dirinya bersama jajarannya tetap fokus pada pengelolaan keuangan negara. Ia tidak ingin isu semacam ini mengganggu konsentrasi kerja tim di Kementerian Keuangan.
“Kami berkomitmen untuk terus maju,” tuturnya singkat.
Kalimat itu ia sampaikan dengan nada datar namun pasti, seolah mengirim sinyal bahwa dirinya tidak akan terpengaruh oleh dinamika politik yang kerap menyelimuti posisi strategis seperti Menteri Keuangan. Beberapa staf yang hadir di ruangan pun tampak mengangguk setuju.
Konfirmasi dan Langkah Selanjutnya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Istana Negara maupun Sekretariat Kabinet terkait isu tersebut. Purbaya sendiri tidak memberikan indikasi akan mengadakan pertemuan khusus untuk membahasnya. Ia lebih memilih untuk kembali ke meja kerjanya dan melanjutkan pembahasan mengenai postur APBN yang tengah disusun.
Situasi di lapangan menunjukkan bahwa isu ini belum mempengaruhi aktivitas harian di Kementerian Keuangan. Rapat-rapat internal tetap berjalan sesuai jadwal, termasuk koordinasi dengan Badan Anggaran DPR yang dijadwalkan pekan depan.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Ketiga, Tuntut Ganti Rugi Rp210 Juta ke Polda Metro Jaya
Bitcoin Tembus Level Tertinggi Sebulan, Didorong Arus Masuk ETF Spot dan Ketegangan AS-Iran Masih Bayangi Pasar
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur karena Masalah Kesehatan
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mundur demi Jalani Pengobatan Jantung, Diminta Presiden Awasi BGN