PARADAPOS.COM - Presiden Como, Mirwan Suwarso, masih diliputi rasa harap-harap cemas menanti kepastian masa depan gelandang andalannya, Nico Paz. Ia mengakui bahwa nasib pemain berusia 21 tahun itu sepenuhnya bergantung pada keputusan Real Madrid, yang memiliki klausul buyback senilai 9 juta euro atau setara Rp187 miliar. Klausul tersebut disertakan Madrid saat Como memboyong Paz pada tahun 2024 lalu. Jika Madrid mengaktifkannya, Como harus rela kehilangan bintang mudanya yang musim ini tampil gemilang dengan torehan 13 gol dan 8 assist dalam 40 penampilan di semua kompetisi, membawa timnya finis di posisi keempat klasemen Serie A dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Madrid Tentukan Arah Transfer Como
Di tengah ketidakpastian ini, Mirwan mengaku belum melakukan komunikasi intensif dengan kubu Madrid. Ia hanya bisa menunggu langkah selanjutnya dari raksasa Liga Spanyol tersebut.
“Masa depan Nico Paz ada di tangan Madrid, jadi kami harus menunggu,” ujar Mirwan seperti dikutip dari Football Italia.
“Kami tidak berbicara dengan Real Madrid untuk waktu yang lama. Tapi jika ada kesempatan lebih jauh, kami akan siap melakukan yang terbaik untuk Como,” tegasnya.
Siapkan Pengganti
Untuk mengantisipasi kemungkinan kepergian Paz, Como sudah mulai bergerak. Mirwan mengaku timnya telah memantau banyak pemain potensial. Namun, ia harus jeli memilih pemain yang sesuai dengan bujet klub yang tidak tak terbatas.
“Kami memantau banyak pemain. Tapi harga untuk para pemain itu lebih tinggi dari yang kami perkirakan sebelumnya,” pungkasnya.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun