PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam amanatnya, Kepala Negara menegaskan bahwa para perwira kini bukan lagi milik keluarga, melainkan milik bangsa dan negara, serta memikul tanggung jawab penuh untuk mengabdi kepada rakyat dan membela kepentingan nasional. Pelantikan ini menandai awal pengabdian sesungguhnya bagi para generasi penerus bangsa.
Pesan Presiden: Setia kepada Rakyat dan Negara
Dalam pidato yang disampaikan di hadapan para perwira muda, Prabowo menekankan bahwa TNI dan Polri pada hakikatnya adalah tentara dan polisi rakyat. Ia mengingatkan bahwa setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa,” tegas Prabowo dalam amanatnya.
Kepala Negara juga menekankan bahwa sumpah yang baru saja diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Ia meminta seluruh perwira untuk memegang teguh sumpah tersebut serta setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
“Setialah kepada Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada negara kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apapun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa,” ucap Prabowo.
Bukan Garis Akhir, Melainkan Awal Pengabdian
Suasana di Istana Merdeka pagi itu terasa khidmat. Para perwira remaja yang baru dilantik tampak gagah dalam seragam dinas mereka, siap mengemban amanat yang telah diberikan. Menurut Presiden, momen pelantikan ini bukanlah garis akhir dari pendidikan yang ditempuh, melainkan babak awal pengabdian sesungguhnya.
“Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Prabowo.
Rincian Pelantikan dan Penghargaan Adhi Makayasa
Dalam upacara Praspa tersebut, Presiden melantik sebanyak 1.177 taruna yang terdiri dari 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri. Ribuan pasang mata dari keluarga dan kerabat yang hadir tampak haru menyaksikan prosesi sakral ini.
Pada kesempatan yang sama, Presiden turut menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih Adhi Makayasa 2026. Mereka adalah Calvin Tidar Sakti (Akmil), Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), dan Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan kepemimpinan terbaik selama menempuh pendidikan.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pengguna Transportasi Umum Jakarta Tembus 230,8 Juta Orang pada Triwulan II 2026, Naik 9,7 Persen
Presiden Prabowo Tegaskan Prospek Ekonomi Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Efisiensi BUMN Jadi Kunci
Menkeu Tegaskan APBN Hanya Jadi Dana Cadangan, Bukan Sumber Utama Pembiayaan PFII
Polri Tegaskan Penangkapan Warga Palestina Abdul Karim Sesuai Prosedur dan Red Notice Interpol