PARADAPOS.COM - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, mengonfirmasi bahwa kloter terakhir jemaah haji Indonesia akan tiba di Tanah Air pada 1 Juli 2026. Proses pemulangan jemaah gelombang kedua dimulai dari Mekkah menuju Madinah pada 16 Juni 2026, sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 47.012 jemaah atau sekitar 22,7 persen dari total keseluruhan telah kembali ke Tanah Air.
Jadwal Kepulangan dan Proses Pemulangan
Gus Irfan menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Gedung VIP Room T3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (8/6/2026). Ia menjelaskan bahwa pemulangan jemaah akan berlangsung secara bertahap.
"Pada 16 Juni nanti akan dimulai pemulangan dari Madinah hingga "Insyaallah" berakhir pada 30 Juni. Diperkirakan pada 1 Juli, kloter terakhir sudah sampai di Tanah Air," ujarnya di hadapan awak media.
Proses ini menandai berakhirnya rangkaian panjang ibadah haji tahun 2026. Jemaah gelombang kedua yang tengah berada di Mekkah mulai bergerak menuju Madinah untuk menjalankan ibadah Arbain sebelum pulang.
Evaluasi dan Apresiasi Petugas
Meski puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah usai, Gus Irfan menegaskan bahwa tugas para petugas belum selesai. Ia menekankan bahwa pelayanan harus terus berjalan hingga jemaah terakhir menjejakkan kaki di Indonesia.
"Seluruh petugas tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing sampai kloter terakhir tiba di Indonesia. Fokus kami sekarang memastikan proses pemulangan berlangsung aman," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menhaj menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas haji Indonesia. Menurutnya, dedikasi mereka yang bekerja tanpa mengenal waktu menjadi salah satu faktor kunci kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini.
"Saya tekankan, sampai dengan kepulangan kloter terakhir, sampai dengan masuknya jemaah terakhir ke dalam pesawat, semua petugas haji tetap bertugas sesuai tupoksi masing-masing," ungkapnya.
Gus Irfan juga mengakui bahwa masih ada beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan tahun ini. Namun, ia menilai hal tersebut wajar dan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
"Walaupun di sana-sini ada beberapa kekurangan, itu menjadi bagian dari perbaikan untuk ke depannya," tuturnya.
Dari pantauan di lapangan, suasana di asrama haji dan bandara mulai menunjukkan geliat kepulangan. Para jemaah tampak bersemangat meski kelelahan usai menunaikan rangkaian ibadah. Petugas di berbagai titik terus bersiaga memastikan setiap proses berjalan lancar.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pengacara: Sony Sonjaya Minta Makna ‘Hadiah Indah’ di Surat Sebelum Ditangkap Ditanyakan Langsung ke Kepala BGN
Dua Pemuda Berpocong di Kuansing Diamankan Polisi, Akui Terinspirasi TikTok demi Konten Viral
Kejagung Tetapkan Tiga Petinggi Badan Gizi Nasional sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Gubernur Jateng Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Rusak