PARADAPOS.COM - Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk musim depan, menggantikan Mauricio Souza yang dianggap gagal membawa tim juara. Pelatih asal Korea Selatan yang akrab disapa STY itu langsung menargetkan prestasi terbaik bagi skuad Macan Kemayoran di kompetisi Super League. Keputusan ini diumumkan setelah Persija finis di peringkat ketiga klasemen akhir musim 2025-2026 dengan 71 poin, di bawah Borneo FC dan juara Persib Bandung.
Alasan Shin Tae-yong Menerima Pinangan Persija
Dalam tayangan Top News, Metro TV, Senin 8 Juni 2026, Shin Tae-yong mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran tersebut. Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia itu mengaku sudah sangat mengenal Persija setelah lima tahun bekerja di Indonesia.
“Saya sudah sangat mengenal Persija setelah lima tahun bekerja di Indonesia,” ungkapnya.
Pengalamannya mendampingi Timnas Indonesia membuatnya akrab dengan atmosfer kandang Macan Kemayoran. Baik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) maupun Jakarta International Stadium (JIS) yang kerap digunakan Persija untuk berlaga, sudah tidak asing lagi baginya.
Kedekatan dengan Suporter Sepak Bola Indonesia
Selain faktor pengalaman, pelatih asal Korea Selatan ini memang memiliki kedekatan tersendiri dengan suporter sepak bola di tanah air. Hal ini tak lepas dari rekam jejaknya yang pernah melatih Timnas Indonesia sejak akhir Desember 2019 hingga Januari 2025.
Di lapangan, atmosfer dukungan yang luar biasa dari suporter Persija menjadi salah satu pertimbangan kuat. Shin Tae-yong menilai semangat dan loyalitas pendukung Macan Kemayoran bisa menjadi modal berharga untuk membangun tim yang kompetitif.
Evaluasi Musim Lalu dan Target ke Depan
Adapun penunjukan STY dilakukan setelah Persija resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Mauricio Souza. Manajemen tim Macan Kemayoran mengambil keputusan tersebut setelah Mauricio dinilai gagal memenuhi target juara pada kompetisi Super League musim 2025-2026.
Pada Super League musim lalu, tim kebanggaan warga ibu kota ini harus puas finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan mengemas 71 poin. Persija finis tepat di bawah Borneo FC yang berada di posisi kedua, serta Persib Bandung yang keluar sebagai kampiun.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, Shin Tae-yong diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi performa Persija di musim depan. Target juara yang sempat gagal diraih kini kembali menjadi prioritas utama.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Iran dan Israel Saling Luncurkan Rudal, Upaya Damai AS Terancam Gagal
Pedagang Pasar Kranji Baru Laporkan Dugaan Kerugian Negara Rp25 Miliar ke Kejaksaan Agung
Buku Baru Ungkap Soeharto Padukan Politik dengan Spiritualitas Kejawen dalam Kepemimpinan
Pemerintah Hormati Keputusan Majelis Etik Ombudsman yang Pecat Hery Susanto