Pemkot Jakarta Timur Awasi Empat Titik Jalan Rawan Amblas Akibat Perbaikan Tak Maksimal

- Selasa, 09 Juni 2026 | 04:00 WIB
Pemkot Jakarta Timur Awasi Empat Titik Jalan Rawan Amblas Akibat Perbaikan Tak Maksimal
PARADAPOS.COM - Pemerintah Kota Jakarta Timur menemukan sejumlah titik jalan yang rawan amblas akibat perbaikan yang tidak maksimal. Temuan ini muncul setelah tim teknis melakukan pemantauan di dua kecamatan, yaitu Makasar dan Jatinegara, pada Senin, 8 Juni 2026. Hasilnya, empat lokasi yang sebelumnya sempat rusak kini dalam pengawasan ketat meski sudah diperbaiki.

Perbaikan Jalan Dinilai Kurang Optimal

Permasalahan jalan amblas di Jakarta Timur bukanlah hal baru. Kerusakan berulang di beberapa ruas jalan diduga kuat berasal dari hasil perbaikan yang kurang sempurna, terutama pada bekas galian utilitas. "Diduga saat proses perbaikan tidak menggunakan alat berat yang memadai hingga hasil pemadatan dan pengaspalan kurang optimal," ujar Yogi Metropeni, Ketua Subkelompok Bidang Pekerjaan Umum Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Jakarta Timur. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditemui di Jakarta, Senin pekan lalu. Ia menambahkan, temuan ini merupakan hasil monitoring langsung yang dilakukan oleh Pemkot Jakarta Timur terhadap titik-titik jalan yang sebelumnya pernah dilaporkan rusak dan berpotensi ambles.

Empat Titik Rawan di Bawah Pengawasan

Yogi menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengawasan ketat terhadap empat lokasi yang sempat mengalami kerusakan. Meskipun seluruh titik tersebut telah diperbaiki, potensi amblas tetap diwaspadai. Keempat lokasi tersebut tersebar di beberapa ruas jalan utama. Pertama, di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Lubang Buaya. Kedua, dua titik di Jalan Raya TMII Pintu 1, Kelurahan Pinang Ranti. Ketiga, di Jalan Raya Bekasi Timur, Kelurahan Jatinegara Kaum. Di lapangan, kondisi beberapa titik tersebut masih terlihat bekas tambalan yang tidak rata. Sejumlah warga sekitar mengaku kerap melihat genangan air di permukaan jalan yang baru diperbaiki, menandakan proses pemadatan yang belum sempurna.

Pengawasan Berkelanjutan untuk Antisipasi

Ke depan, tim teknis akan terus memantau perkembangan keempat lokasi tersebut. Jika ditemukan tanda-tanda kerusakan lebih lanjut, perbaikan ulang akan segera dilakukan sebelum masalah meluas. Pemkot Jakarta Timur juga berencana mengevaluasi prosedur perbaikan jalan oleh kontraktor, terutama terkait penggunaan alat berat dan kualitas material aspal. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar