Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa Tujuh Jam, Bantah Tuduhan Umrah Gratis

- Kamis, 11 Juni 2026 | 01:50 WIB
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa Tujuh Jam, Bantah Tuduhan Umrah Gratis
PARADAPOS.COM - Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma International, atau yang dikenal sebagai Hanania Group. Pemeriksaan yang berlangsung sekitar tujuh jam itu mengklarifikasi sejumlah isu, terutama soal tuduhan bahwa pasangan tersebut berangkat umrah secara gratis. Kuasa hukum mereka, Sangun Ragahdo, membantah keras tuduhan itu dan menyebut kliennya justru telah membayar biaya perjalanan hingga ratusan juta rupiah.

Bantahan Soal Fasilitas Gratis

Menurut Sangun, sejak awal Thariq dan Aaliyah memang tidak ingin menerima fasilitas gratis. Bahkan, keduanya beberapa kali menolak tawaran kerja sama yang tidak melibatkan pembayaran dari pihak mereka. “Saya melihat ada yang bilang ternyata selama ini Thariq dan Aaliyah umrah ini gak bayar. Oh gak. Justru yang kemarin itu yang udah berapa kali di-approach mereka nggak mau karena mereka mau bayar gitu loh,” ujar Sangun kepada wartawan di Polda Metro Jaya. Dalam rombongan Thariq, total ada delapan orang yang ikut serta. Hanya beberapa di antaranya yang mendapatkan fasilitas dari kerja sama promosi, sementara sisanya tetap membayar biaya perjalanan secara mandiri. Sangun menegaskan, jumlah uang yang telah dibayarkan Thariq kepada Hanania mencapai angka yang tidak sedikit. “Pembayaran dari Thariq pun ini gak sedikit. Kita telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Rp 170 juta, Rp 160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya untuk ya di sana untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya,” tuturnya.

Skema Barter Promosi

Lebih lanjut, Sangun menjelaskan bahwa kerja sama antara Thariq dan Aaliyah dengan Hanania bersifat barter promosi. Sebagai imbalan atas publikasi di media sosial, pasangan ini mendapatkan benefit berupa pemberangkatan untuk Thariq, Aaliyah, dan anak mereka, Arash. “Thariq ini diberikan 'benefit' ya dalam tanda kutip ya Thariq dan Aaliyah ya, mendapatkan benefit itu adalah untuk diberangkatkan untuk Thariq, Aaliyah, dan Arash,” ungkapnya. Untuk memperkuat keterangan tersebut, pihak Thariq telah menyerahkan berbagai dokumen kepada penyidik, termasuk bukti transfer dan invoice pembayaran. “Tadi sudah kami berikan semua buktinya dan semua sudah dicatat dimasukkan ke BAP juga,” kata Sangun.

Empati Thariq terhadap Korban

Usai menjalani pemeriksaan, Thariq mengaku prihatin atas nasib para jemaah yang menjadi korban dalam kasus ini. Ia menilai kerugian yang dialaminya tidak sebanding dengan penderitaan para korban yang gagal berangkat ibadah ke tanah suci. “Nggak ada (kerugian yang) sebanding lah dengan kerugian para korban yang ada,” tutup Thariq.

Perkembangan Kasus

Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa selebgram Keanu Angelo. Usai diperiksa, Keanu mengaku bahwa dirinya terlibat kerja sama dengan pihak Hanania. Namun, ia tegas membantah soal adanya aliran dana yang ia terima. Terkait kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan Direktur Utama PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Group berinisial ASFR sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah. Pihak kepolisian masih terus mendalami aliran dana dari Hanania Group.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar