PARADAPOS.COM - Dua petinju putra Indonesia, Joshua Toni Marties Lahin dan Viktor Wengkang, sukses melaju ke babak semifinal Asian Boxing U19 dan U23 yang berlangsung di Basket Hall, Senayan, Jakarta, pada Sabtu. Joshua, yang turun di kelas ringan putra (60 kg), menang telak atas wakil Singapura Dani Izacc Muhammad Faiz dengan skor mutlak dari lima juri. Sementara itu, Viktor, yang bertarung di kelas welter putra (65 kg), mengatasi perlawanan sengit wakil Taipei, Po-Yen Chen, untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Dominasi Joshua di Atas Ring
Dalam pertarungan tiga ronde yang dipimpin wasit asal Kuba, Ferrales Ponce Juan Manuel, Joshua tampil dominan sejak bel pertama. Ia tak memberi banyak celah bagi Dani Izacc untuk mengembangkan serangan. Kelima juri kompak memberikan kemenangan untuk Joshua dengan skor yang cukup jauh: 30-26, 30-27, 30-27, 30-26, dan 30-27. Hasil ini menunjukkan penguasaan penuh Joshua di atas ring.
Viktor Menang Lewat Pertarungan Sengit
Di sisi lain, Viktor Wengkang harus bekerja lebih keras. Bertemu Po-Yen Chen, pertarungan berlangsung alot dan penuh tekanan. Wasit asal Slovakia, Radoslav Simon, memimpin jalannya laga yang ketat tersebut. Namun, Viktor berhasil menunjukkan ketenangan dan teknik yang matang. Empat juri memberinya skor 30-27, sementara satu juri lainnya memberikan angka 30-26. Kemenangan angka mutlak ini memastikan langkahnya ke semifinal.
Dengan hasil ini, Joshua dan Viktor menyusul lima rekan setim yang lebih dulu mengamankan tempat di semifinal. Mereka adalah Anggi Chalik, Maria Meisita Manguntu, Linda Sari Langi Maililin, Dira Atika, dan Riko Prayogi. Semua atlet ini akan kembali bertanding pada 12 Juli mendatang untuk memperebutkan medali.
Empat Petinju Lainnya Tersingkir
Namun, tak semua berjalan mulus bagi tim tuan rumah. Empat atlet lainnya harus mengakui keunggulan lawan dan tersingkir di babak perempat final. Mereka adalah Muhammad Rayhan Athaillah (kelas menengah putra/75 kg), Irnana Firmanda (kelas penjelajah putra/85 kg), Nouval (kelas berat putra/90 kg), dan Pangeran Februzio Lani (kelas bantam putra/55 kg). Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi para petinju muda Indonesia.
Turnamen Penting untuk Pengalaman Internasional
Asian Boxing kali ini diikuti lebih dari 400 petinju terbaik dari 26 negara di Asia. Indonesia sendiri menurunkan 19 atlet putra dan putri, yang terbagi dalam dua kategori: 10 atlet di kategori U19 dan sembilan atlet di kategori U23. Sebagian besar dari mereka adalah wajah-wajah baru yang baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan internasional. Turnamen ini menjadi kesempatan emas untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan melawan petinju-petinju papan atas Asia.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun