PARADAPOS.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima sejumlah tokoh antikorupsi dan pendiri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang pimpinannya, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 21 Juli 2026. Pertemuan ini membahas langkah-langkah pencegahan korupsi serta masukan terkait Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang tengah digodok di DPR. Para pegiat dan founding fathers KPK yang hadir antara lain Erry Riyana Hardjapamekas, Chandra M. Hamzah, Bambang Harymurti, Natalia Soebagjo, Meuthia Gani Rochman, Felia Salim, Metta Dharmasaputra, dan Arsil.
Fokus pada Efek Jera dan Penguatan Pencegahan
Dalam pertemuan yang berlangsung di tengah hiruk-pikuk politik Senayan itu, sejumlah isu strategis mengemuka. Dasco, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, mengungkapkan bahwa diskusi tidak hanya berputar pada aspek hukum formal, tetapi juga menyentuh sisi pencegahan yang lebih fundamental.
"Dalam pertemuan banyak hal yang disampaikan, terutama terkait langkah-langkah dan pencegahan korupsi yang di mana tujuan utama untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan memberikan efek jera yang optimal," tulis Dasco.
Suasana ruang pimpinan yang megah itu menjadi saksi bagaimana para tokoh yang pernah menjadi motor pemberantasan korupsi di era reformasi menyampaikan kegelisahan mereka. Mereka tidak hanya datang sebagai tamu, tetapi sebagai mitra diskusi yang kritis.
RUU Perampasan Aset Jadi Sorotan Utama
Salah satu topik yang mendominasi pembicaraan adalah Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Regulasi ini dinilai sebagai instrumen kunci untuk memiskinkan para koruptor dan memulihkan kerugian negara. Para pegiat antikorupsi memberikan masukan teknis dan substansi agar aturan yang lahir nantinya tidak tumpul.
Dasco mengapresiasi masukan yang mengalir deras dari para tokoh yang pernah berkecimpung langsung di medan pemberantasan korupsi. Ia menegaskan bahwa DPR berkomitmen untuk menyerap aspirasi tersebut secara serius.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak atas masukan dan aspirasi yang disampaikan, bersama kita akan berikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Dasco, menutup pertemuan dengan nada optimistis.
Para founding fathers KPK yang hadir adalah figur-figur yang tidak asing lagi dengan dinamika pemberantasan korupsi. Kehadiran mereka memberikan bobot tersendiri pada diskusi, mengingat pengalaman panjang mereka dalam membangun lembaga antirasuah sejak awal berdiri.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Chairul Tanjung Dukung Pemerintah Masukkan Karya Jurnalistik ke Rezim Royalti UU Hak Cipta
Wakil Ketua MPR Desak Perbaikan Sistem PPDB Nasional Akibat Sepinya Peminat SD Negeri
Trump Ancam Serang Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran yang Diduga Sembunyikan Sentrifuges Canggih
Kebakaran Landa Gedung Djakarta Theater di Menteng, Tidak Ada Korban Jiwa