86 Desa dan Kelurahan di Klaten Raih Penghargaan Desa Layak Anak 2026

- Selasa, 21 Juli 2026 | 16:50 WIB
86 Desa dan Kelurahan di Klaten Raih Penghargaan Desa Layak Anak 2026
PARADAPOS.COM - Sebanyak 86 desa dan kelurahan di Kabupaten Klaten resmi menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Layak Anak 2026. Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) setempat dalam sebuah acara yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026. Dari total penerima, tujuh desa berhasil meraih kategori tertinggi, yakni Desa Layak Anak kategori Utama.

Rincian Kategori dan Penerima Penghargaan

Penghargaan tersebut terbagi dalam beberapa tingkatan. Selain tujuh desa kategori Utama, terdapat 14 desa yang memperoleh kategori Nindya, 15 desa kategori Madya, dan 26 desa kategori Pratama. Satu kelurahan juga tercatat meraih penghargaan Layak Anak kategori Pratama. Sebagai pelengkap, penghargaan kategori Rintisan diberikan kepada 23 desa yang dinilai baru memulai proses pembentukan lingkungan ramah anak. Tidak hanya desa dan kelurahan, Dissos P3APPKB Klaten juga memberikan penghargaan kepada 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 11 kecamatan yang dinilai berkomitmen dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa upaya pemenuhan hak anak tidak hanya dibebankan pada tingkat desa, melainkan juga melibatkan seluruh struktur pemerintahan.

Pernyataan Kepala Dissos P3APPKB Klaten

Kepala Dissos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak di wilayah Klaten. "Penghargaan ini diberikan sebagai upaya untuk mendorong seluruh pihak. Baik pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas, untuk terus bersinergi dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak," ujarnya saat ditemui di Klaten.

Pesan Bupati Klaten tentang Masa Depan Anak

Suasana acara semakin khidmat saat Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan pidatonya. Dengan latar belakang data demografi yang menunjukkan dominasi kelompok anak usia remaja dari total 1,3 juta jiwa penduduk Klaten, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap anak adalah investasi jangka panjang. "Masa depan kita itu ditentukan bagaimana perlakuan kita terhadap anak-anak kita. Kalau kemudian kita konsen, berfokus, menginvestasikan segenap jiwa rakyat kita kepada anak-anak kita, maka pasti suatu saat kita sudah akan mengubah hasil yang luar biasa untuk Menuju Indonesia Emas," bebernya. Ia menambahkan, pemenuhan hak dan kebutuhan anak bukan sekadar program seremonial, melainkan prioritas bersama yang harus dijalankan secara konsisten oleh semua elemen masyarakat.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar