Lawson Gelar Promo Buy 1 Get 1, Wall Street Tertekan Konflik AS-Iran

- Rabu, 22 Juli 2026 | 00:50 WIB
Lawson Gelar Promo Buy 1 Get 1, Wall Street Tertekan Konflik AS-Iran
PARADAPOS.COM - Pada Selasa, 21 Juli 2026, sederet peristiwa ekonomi menyita perhatian publik. Mulai dari promo ritel Lawson yang menawarkan program “Buy 1 Get 1” hingga langkah strategis PT Danantara Investment Management (DIM) yang menyerahkan Conditional Letter of Award (CLoA) kepada delapan mitra terpilih dalam program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap kedua. Di sisi lain, Wall Street mengalami tekanan di tengah memanasnya konflik AS-Iran, sementara pengusaha didorong untuk mengangkat potensi ekonomi lokal, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pandangannya mengenai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Promo Lawson 21 Juli 2026: Buy 1 Get 1 dan Daftar Menu

Lawson kembali menggelar program “Buy 1 Get 1 Tuesday” yang berlaku pada Selasa, 21 Juli 2026. Promo ini memberikan peluang bagi pelanggan untuk mendapatkan satu produk gratis setelah membeli satu produk dengan jenis yang sama. Suasana di gerai-gerai Lawson terpantau ramai sejak pagi, dengan antrean pelanggan yang ingin memanfaatkan penawaran tersebut. Daftar menu yang termasuk dalam promosi ini beragam, mulai dari makanan ringan hingga minuman kemasan.

Wall Street Ambruk di Tengah Ketegangan AS-Iran

Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin waktu setempat. Investor mengambil sikap hati-hati menjelang rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi berkapitalisasi besar. Sentimen pasar juga dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara AS dan Iran. Kondisi ini membuat indeks utama Wall Street tertekan, mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Pengusaha Didorong Angkat Potensi Ekonomi Lokal

Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menyoroti pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan nasional. Menurut mereka, hal ini menunjukkan bahwa provinsi tersebut merupakan salah satu dapur ekonomi Indonesia. “Kami melihat potensi besar di daerah-daerah, dan sudah saatnya pengusaha lokal mengambil peran lebih aktif,” ujar salah satu pengurus Asprindo. Dorongan ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Danantara Investment Management Serahkan CLoA ke 8 Mitra PSEL Tahap Kedua

PT Danantara Investment Management (DIM) resmi menyerahkan Conditional Letter of Award (CLoA) kepada delapan Mitra Terpilih Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Tahap Kedua pada 20 Juli 2026. Penyerahan ini menandai babak baru dalam pengembangan program PSEL yang mencakup delapan lokasi di 20 kabupaten/kota di Indonesia. Proses seleksi yang ketat menjadi sorotan, mengingat program ini diharapkan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus penyedia energi terbarukan di berbagai daerah.

Purbaya Sebut PFII Melengkapi Keuangan Domestik dengan Ekosistem Kelas Dunia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kehadiran Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bukan untuk menggantikan sistem keuangan domestik yang ada. “PFII hadir untuk melengkapi dengan ekosistem kelas dunia yang terintegrasi,” jelasnya dalam sebuah seminar ekonomi. Pernyataan ini menekankan bahwa PFII dirancang sebagai pelengkap, bukan pesaing, bagi institusi keuangan lokal. Dengan demikian, diharapkan terjadi sinergi yang memperkuat daya saing Indonesia di kancah global.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar