Arus Mudik Lebaran 2026 Melonjak 74% di Tol MBZ pada H-6

- Senin, 16 Maret 2026 | 16:25 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 Melonjak 74% di Tol MBZ pada H-6

PARADAPOS.COM - Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Data dari pengelola jalan tol mencatat, sebanyak 40.523 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-6 Lebaran, Minggu (15/3/2026). Angka ini melonjak drastis dibanding arus normal dan mengindikasikan gelombang awal pemudik telah bergerak.

Lonjakan Signifikan di H-6

Lonjakan volume kendaraan yang tercatat pada H-6 Lebaran tersebut cukup mencengangkan. Dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal di ruas yang sama, terjadi peningkatan sebesar 74,36 persen. Sementara itu, arus menuju Jakarta justru mengalami penurunan tipis, mempertegas pola pergerakan massa yang terkonsentrasi ke arah luar ibu kota.

Direktur Utama PT JJC Hendri Taufik, dalam keterangannya di Bekasi, Senin (16/3/2026), memberikan konfirmasi atas data tersebut.

"Terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 74,36 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 23.241 kendaraan pada H-6 Idul Fitri tahun 2026," jelasnya.

Akumulasi Pergerakan Sejak H-10

Peningkatan arus mudik sebenarnya telah terpantau dalam beberapa hari terakhir. Catatan kumulatif sejak H-10 hingga H-6 Lebaran menunjukkan sebanyak 176.815 kendaraan telah melintasi Ruas MBZ meninggalkan Jakarta. Angka akumulatif ini telah naik 36,09 persen dari kondisi biasa, sebuah tren yang secara jelas menggambarkan pergeseran pergerakan warga ibu kota menuju kampung halaman.

Menyikapi tren kenaikan ini, manajemen jalan tol mengeluarkan imbauan khusus kepada para pemudik. Hendri Taufik menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang.

"Kami mengimbau para pengguna jalan untuk dapat mengatur waktu perjalanan secara bijak serta mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman," ujarnya.

Kesiapan Kendaraan dan Akses Informasi

Imbauan tersebut diperkuat dengan seruan untuk memastikan kesiapan teknis. Pengemudi didorong untuk memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, termasuk kecukupan bahan bakar atau daya baterai, serta kesiapan fisik pengemudi. Faktor cuaca, seperti hujan yang dapat mengurangi visibilitas dan membuat jalan licin, juga perlu diantisipasi dengan cermat.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, pengendara dapat memanfaatkan beberapa kanal informasi dan layanan. Layanan pusat panggilan 24 jam, akun media sosial resmi, serta aplikasi khusus tersedia untuk memberikan informasi terkini kondisi lalu lintas dan penanganan darurat di jalan tol.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar