PHR Catat Produksi Awal 2.035 Barel Per Hari dari Sumur Menggala South-21, Water Cut 0 Persen

- Jumat, 24 Juli 2026 | 04:50 WIB
PHR Catat Produksi Awal 2.035 Barel Per Hari dari Sumur Menggala South-21, Water Cut 0 Persen
PARADAPOS.COM - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat potensi produksi awal sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dari Sumur Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Hasil uji awal menunjukkan water cut nol persen, yang berarti minyak yang diproduksi tidak mengandung air. Capaian ini merupakan bagian dari strategi PHR untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak nasional melalui pengembangan lapangan eksisting di WK Rokan. Sumur Menggala South-21 merupakan sumur infill berarah tipe J yang menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Pengeboran dimulai pada Juni 2026 dan selesai pada 19 Juli 2026. Proyek ini rampung sekitar sembilan persen lebih cepat dari rencana awal dan mencatat efisiensi biaya hingga 44 persen. Operasi pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP Electric Rig berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja.

Tantangan Teknis di Lapangan

Selama proses pengeboran, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis yang tidak ringan. Antara lain, long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing, hingga risiko differential sticking pada interval produksi. Meski demikian, pekerjaan dapat diselesaikan berkat perencanaan yang matang, penerapan metode pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi yang solid. "Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas sehingga memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara," ujar Andre dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026.

Prospek Pengembangan ke Depan

General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko menambahkan bahwa keberhasilan ini memperkuat prospek pengembangan lapangan di area Menggala dan sekitarnya. PHR berencana melanjutkan evaluasi subsurface serta optimasi pengembangan lapangan untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional. Perseroan juga menegaskan komitmennya menjalankan kegiatan eksplorasi, pengeboran, dan pengembangan lapangan secara prudent dengan mengedepankan pemanfaatan teknologi, keselamatan kerja, keandalan operasi, dan keberlanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar