PARADAPOS.COM - Pengacara kondang Hotman Paris mengungkapkan reaksi mantan kliennya, eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, setelah dirinya resmi mundur sebagai kuasa hukum. Informasi tersebut diperoleh Hotman dari Farisi, salah satu pengacara penggantinya. Febrie disebut merasa sangat sedih ketika kabar pengunduran diri Hotman diumumkan secara resmi.
Kesedihan di Balik Pergantian Kuasa Hukum
Suasana haru menyelimuti proses transisi kuasa hukum yang tengah berlangsung. Hotman Paris, yang dikenal dengan gaya bertarungnya yang khas di ruang sidang, mengaku mendapat laporan langsung dari Farisi mengenai kondisi emosional kliennya tersebut.
“Saya dengar dari Farisi pengacaranya Febrie, bahwa Pak Febrie sangat sedih karena sudah resmi saya umumkan (kemunduran), dan mereka langsung sortir semua pengacara untuk gantikan saya,” ucap Hotman kepada awak media sebelum bertolak ke Singapura pada Jumat (24/07/2026).
Alasan di Balik Kesedihan Febrie
Hotman kemudian membeberkan apa yang menjadi penyebab utama kesedihan Febrie. Menurut pengacara yang kerap disapa dengan panggilan “Bang Hotman” itu, mantan Jampidsus tersebut menilai tidak ada figur pengacara lain yang mampu menyamai gaya dan kemampuannya di persidangan.
“Dia mengatakan berulang-ulang dengan nada sini tidak ada figur yang sama dengan Hotman ya tidak ada figur yang sama dengan Hotman. Karena dia katanya sudah puluhan tahun mengamati dan saya dianggap sebagai pemecah ombak di persidangan yang bisa membuat persidangan tetap suasana karena sejuk tapi dalil-dalilnya bisa mematikan dalil lawan,” sambungnya.
Febrie, lanjut Hotman, tampaknya masih belum sepenuhnya bisa menerima kenyataan bahwa ia harus berganti kuasa hukum. Kekhawatiran akan absennya sosok yang mampu “membelah ombak” di ruang sidang menjadi keresahan yang terus diulang-ulang oleh eks Jampidsus tersebut.
Keputusan Mundur Demi Kesehatan
Di tengah kesedihan yang dirasakan Febrie, Hotman tetap teguh pada keputusannya. Ia menegaskan bahwa langkah mundurnya tidak lepas dari kondisi kesehatannya yang memburuk. Dokter yang menanganinya di Singapura bahkan sempat memberikan teguran keras.
“Jadi dia masih kayaknya belum bisa terima harus mengganti pengacara. Tapi ya gimana coba ya karena dokter saya di Singapura pun sudah marah karena kalau saraf kejepitnya kan sudah sembuh tapi bekas operasi itu ya,” pungkas Hotman.
Keputusan ini diambil setelah Hotman menjalani perawatan intensif di luar negeri. Meski saraf kejepit yang dideritanya telah pulih, bekas operasi masih menyisakan risiko yang membuat dokter melarangnya untuk kembali bekerja dengan beban berat seperti sebelumnya.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Hotman Paris Bantah Keras Rumor Bisnis dengan Eks Jampidsus Febrie, Tegaskan Hubungan Hanya Kuasa Hukum
Kejaksaan Agung Periksa Ulang Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Saksi TPPU
AS Panggil Dubes Malaysia Buntut Penolakan Warga Ganda Israel-Inggris Masuk ke Kuala Lumpur
PHR Catat Produksi Awal 2.035 Barel Per Hari dari Sumur Menggala South-21, Water Cut 0 Persen