PARADAPOS.COM - PT Hunian Warisan Bangsa resmi meluncurkan kawasan perumahan Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang pada Sabtu, 25 Juli 2026. Proyek ini menawarkan rumah dengan harga mulai Rp101 juta, didukung Program Kemitraan UMKM LippoLand. Kawasan hunian terpadu ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk, mengintegrasikan tempat tinggal dengan fasilitas komersial, layanan kesehatan, ruang komunitas, dan infrastruktur pendukung. Hunian dipasarkan dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam pilihan satu hingga tiga kamar tidur, dengan skema pembiayaan hingga 20 tahun dan cicilan mulai sekitar Rp700 ribu per bulan.
Harga dan Skema Pembiayaan yang Ditawarkan
Manajemen HWB Serang menyebutkan bahwa pihaknya memberikan insentif bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi para pembeli. Skema ini dirancang untuk meringankan beban awal konsumen yang ingin memiliki hunian di kawasan penyangga industri tersebut.
Beberapa fasilitas penunjang sudah mulai beroperasi di lokasi. Toko MAMA, FMX Convenience Store, dan kantor layanan Bank Nobu telah hadir melayani kebutuhan sehari-hari penghuni. Manajemen juga memastikan bahwa Siloam Clinic akan segera beroperasi untuk melengkapi layanan kesehatan di kawasan tersebut.
Lokasi Strategis di Pusat Koridor Industri Banten
HWB Serang berada di sekitar kawasan industri Cikande, Kibin, Kragilan, dan Jawilan. Wilayah-wilayah ini dikenal sebagai pusat aktivitas manufaktur di Provinsi Banten. Lokasi tersebut dinilai memiliki potensi permintaan hunian yang tinggi, terutama dari pekerja dan pelaku usaha yang beraktivitas sehari-hari di kawasan industri.
“Pengembangan HWB Serang ditujukan untuk menyediakan hunian yang terjangkau dengan dukungan fasilitas yang memadai bagi masyarakat,” jelas manajemen HWB Serang. Mereka menambahkan bahwa proyek ini melanjutkan kesuksesan HWB Purwakarta yang telah mencatat penjualan lebih dari 2.000 unit.
Potensi Ekonomi dan Demografi di Sekitar Proyek
Serang dikenal sebagai salah satu kabupaten yang istimewa di Banten, tempat tradisi yang kuat bertemu dengan peluang yang terus berkembang. Di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, wilayah ini membangun identitas budaya, tata kelola yang bersih, dan rasa bangga dari komunitasnya.
Di waktu yang bersamaan, Kabupaten Serang telah berkembang menjadi motor pertumbuhan industri di Pulau Jawa. Didukung oleh kawasan industri Cikande, Kibin, Kragilan, dan Jawilan, wilayah ini menjadi tujuan investasi berbagai perusahaan manufaktur dan membuka peluang kerja bagi puluhan ribu tenaga kerja.
Berlokasi di jantung koridor industri tersebut, HWB Serang memiliki posisi yang sangat strategis. Kawasan ini melayani kebutuhan lebih dari 3.300 perusahaan yang beroperasi di sekitarnya. Kehadiran ribuan perusahaan itu mendorong permintaan hunian yang terus meningkat, baik bagi karyawan, profesional muda, pelaku usaha, maupun keluarga yang menginginkan tempat tinggal modern dengan akses lebih dekat ke pusat aktivitas ekonomi.
Melalui konsep township yang terintegrasi, HWB Serang hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan hunian berkualitas, terjangkau, dan didukung fasilitas yang lengkap. Berlokasi strategis di dekat kota Metropolitan Jakarta, Serang terus menarik investasi, lapangan kerja, dan keluarga yang mencari masa depan lebih cerah.
Peluncuran kota HWB Serang memiliki makna yang lebih dalam. Ini bukan sekadar proyek perumahan, ini adalah komitmen untuk mendukung mimpi keluarga pekerja keras yang ingin tinggal dekat dengan tempat kerja, di lingkungan yang modern, aman, tertata, dan benar-benar bisa mereka sebut sebagai rumah.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Indonesia Resmi Borong 12 Jet Tempur Latih M-346 F dari Italia untuk Perkuat Alutsista dan Pelatihan Pilot TNI AU
Gubernur Sulsel Resmikan Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Moncongloe Rp239 Miliar, Target Rampung 2027
BRI JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Digelar, Libatkan 50 Desainer Global dan Fokus pada Pengembangan Talenta Sepanjang Tahun
Dua WNA Belanda Dicekal Imigrasi Akibat Selenggarakan Komunitas Lari Eksklusif di Bali yang Diskriminatif terhadap WNI