Kerja sama ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista nasional yang tengah berjalan. Jet tempur Leonardo M-346 disebut-sebut akan menjadi tulang punggung pelatihan pilot TNI AU, sekaligus menjadi katalis untuk mempercepat transisi menuju pengoperasian pesawat tempur generasi terbaru. Suasana di Istana pagi itu tampak khidmat, menandai babak baru dalam pengembangan kemampuan udara nasional.
Spesifikasi Pesawat M-346 F Block 20
Pesawat M-346 F adalah varian terbaru dari keluarga jet latih tempur yang diproduksi oleh perusahaan asal Italia, Leonardo. Dirancang sebagai advanced trainer sekaligus light combat aircraft, pesawat ini memiliki kemampuan multiperan yang memungkinkan pelatihan dan simulasi pertempuran nyata dilakukan secara bersamaan. Beberapa spesifikasi utamanya meliputi:
Mesin
Ditenagai oleh mesin twin-engine turbofan Honeywell/ITEC F124-GA-200, pesawat ini menawarkan daya dorong tinggi yang diimbangi dengan efisiensi bahan bakar yang baik.
Avionik
Sistem kokpit digital glass cockpit dilengkapi dengan Head-Up Display (HUD) dan Helmet Mounted Display (HMD). Sistem ini juga kompatibel dengan avionik pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5, memudahkan adaptasi pilot.
Sistem Senjata
M-346 F dapat dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara, bom pintar, dan kanon eksternal. Hal ini menjadikannya bukan sekadar pesawat latih, melainkan juga pesawat tempur ringan yang siap operasi.
Performa
Kecepatan maksimum pesawat ini mendekati Mach 1, dengan radius tempur yang fleksibel dan kemampuan manuver tinggi untuk simulasi pertempuran udara yang realistis.
Jam Terbang Global
Hingga saat ini, M-346 telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang. Lebih dari 170 unit pesawat ini telah dipesan oleh berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia, menunjukkan reputasinya di pasar global.
Konteks Strategis Pengadaan
Pengadaan M-346 F ini tidak berdiri sendiri. Langkah ini sejalan dengan rencana kedatangan berbagai alutsista modern lainnya, termasuk pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, serta helikopter generasi terbaru. Dengan hadirnya M-346 F, para penerbang TNI AU diharapkan akan lebih siap menghadapi transisi teknologi dan operasional yang semakin kompleks.
“Platform pelatih ini akan menjadi jembatan penting bagi pilot muda TNI AU untuk menguasai sistem udara tempur generasi berikutnya,” tulis Leonardo dalam keterangan persnya.
Berdasarkan kontrak yang telah diteken, pengiriman 12 unit M-346 F ke Indonesia dijadwalkan pada tahun 2030. Waktu yang cukup panjang ini menunjukkan adanya perencanaan matang dalam integrasi alutsista baru ke dalam struktur pertahanan udara nasional.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan oleh Hotman Paris
KPK Ingatkan Kepala Daerah Jangan Posisikan Diri Layak Dipuja dan Disembah
Kejagung Siagakan Mobil Tahanan Saat Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Saksi TPPU
Kemendagri Petakan Sepuluh Area Rawan Korupsi di Seluruh Daerah, Kolaborasi dengan KPK Diperkuat