PDIP Prihatin, Polisi Dalami Dua Perkara Sekaligus dalam Kasus Pengeroyokan Berujung Tewas di Tabanan

- Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB
PDIP Prihatin, Polisi Dalami Dua Perkara Sekaligus dalam Kasus Pengeroyokan Berujung Tewas di Tabanan

PARADAPOS.COM - PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pencurian ayam di Tabanan, Bali, yang berujung pada tewasnya seorang pria berinisial KD akibat dikeroyok. Partai berlambang banteng ini berencana memberikan bantuan kepada keluarga korban. Sementara itu, polisi masih menyelidiki dua aspek perkara sekaligus, yaitu dugaan pencurian dan aksi pengeroyokan yang memicu kematian.

Suasana duka masih menyelimuti Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu menyita perhatian publik, tak terkecuali elite politik di Jakarta. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, angkat bicara mengenai langkah partainya.

"Yang di Bali, kami akan segera tindak lanjuti untuk memberikan bantuan kepada korban," ujar Hasto di Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), seperti dikutip dari Antara.

Namun demikian, Hasto belum merinci bentuk bantuan yang akan disalurkan. Ia hanya menegaskan bahwa PDIP berkomitmen mendukung tegaknya keadilan bagi rakyat kecil. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap proses hukum yang berjalan.

Polisi Dalami Dua Perkara Sekaligus

Di sisi lain, aparat kepolisian terus mengusut tuntas kasus ini. Kapolsek Baturiti, Kompol I Nyoman Darsana, menjelaskan bahwa penyidik tidak hanya fokus pada satu sisi kejadian. Mereka mendalami dua perkara secara paralel.

"Saat ini penyidik masih mendalami dua aspek utama dalam perkara tersebut, yakni dugaan tindak pidana pencurian ayam serta insiden aksi massa yang terjadi setelahnya," terang Kompol I Nyoman Darsana.

Penjelasan ini menunjukkan bahwa kepolisian berupaya melihat peristiwa secara utuh. Mulai dari dugaan awal pencurian yang memicu kemarahan warga, hingga aksi pengeroyokan yang berujung pada hilangnya nyawa KD. Langkah ini diambil untuk memastikan keadilan ditegakkan secara proporsional bagi semua pihak yang terlibat.

Kasus ini menjadi pengingat akan rentannya konflik horizontal yang dipicu oleh masalah sederhana di tingkat akar rumput. Publik pun menanti perkembangan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar