Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
PARADAPOS.COM - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (26/7/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Guncangan terasa cukup kuat di sejumlah kecamatan, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah, namun hingga malam hari belum dilaporkan adanya gempa susulan.

Analisis BMKG: Gempa Dangkal Akibat Subduksi

Berdasarkan hasil pemutakhiran data, BMKG merevisi kekuatan gempa menjadi Magnitudo 5,3. Episenter gempa terletak di darat, tepatnya pada koordinat 10,16° Lintang Selatan dan 123,77° Bujur Timur. Lokasinya berjarak sekitar 18 kilometer arah timur laut dari pusat Kota Kupang. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman 44 kilometer. Penyebabnya adalah aktivitas subduksi lempeng. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Skala Guncangan dan Wilayah Terdampak

Guncangan dirasakan dengan skala intensitas yang berbeda di setiap wilayah. Di beberapa titik, getaran cukup kuat hingga membuat barang-barang besar bergoyang dan gerabah pecah. Berikut rincian dampak guncangan berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG:

Intensitas V MMI: Guncangan Cukup Kuat

Getaran dengan skala V MMI dilaporkan terjadi di beberapa wilayah. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, banyak orang terbangun, gerabah pecah, dan barang-barang besar tampak bergoyang. Wilayah yang merasakan guncangan ini meliputi:
  • Sulamu, Kabupaten Kupang
  • Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang
  • Kupang Timur, Kabupaten Kupang
  • Kota Oelamasi

Intensitas IV MMI: Kepanikan Warga

Sementara itu, di wilayah dengan skala IV MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan orang terkejut dan berlarian keluar rumah. Meski demikian, kerusakan yang terjadi umumnya ringan, seperti plester dinding yang jatuh. Wilayah yang merasakan guncangan ini adalah:
  • Kota Kupang
  • Kota Soe
  • Kota Kefamenanu
  • Kota Baa

Imbauan dan Kondisi Terkini

Hingga pukul 18.24 WITA, hasil monitoring BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga. Wijayanto mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. "Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegasnya. Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi resmi dari BMKG untuk menghindari kesimpangsiuran data.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar